Kejagung Sita 104,4 Ton Timah Milik Terpidana Aon, Negara Bersiap Lelang Aset
JAKARTA Kejaksaan Agung menyita lebih dari 104 ton komoditas timah milik terpidana Tamron alias Aon dalam perkara korupsi dan tindak pid
HUKUM DAN KRIMINAL
SOLOK -Eks Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komisaris Jenderal (Komjen) Pol (Purn) Susno Duadji memberikan tanggapan terkait kasus tragis penembakan sesama polisi di Solok Selatan, Sumatera Barat. Menurut Susno, insiden yang melibatkan dua perwira polisi ini sangat memalukan dan mencoreng nama institusi Polri, terutama karena terkait dengan dugaan tambang ilegal.
Melalui saluran YouTube pribadinya, Susno mengungkapkan bahwa kejadian tersebut sangat memprihatinkan, apalagi kedua pihak yang terlibat, AKP Dadang Iskandar dan AKP Ryanto Ulil Anshar, adalah rekan sesama perwira. Insiden ini terjadi pada Jumat, 22 November 2024, di area parkiran Polres Solok Selatan, Jorong Bukit Malintang Barat, Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan.
“Dalam kasus ini, kita melihat ada dua polisi yang terlibat dalam penembakan, yang satu diduga membekingi tambang ilegal, sedangkan yang lain berusaha mengusutnya. Ini sangat memalukan, apalagi latar belakang kejadian ini terkait dengan masalah tambang ilegal yang semakin merajalela,” ujar Susno Duadji, yang dikenal tegas dalam penanganan masalah hukum dan ketertiban.
Susno menjelaskan bahwa penembakan ini bermula dari ketidaksetujuan AKP Dadang yang merasa terancam dengan penyelidikan yang dilakukan oleh AKP Ulil terkait tambang ilegal di daerah tersebut. AKP Dadang, yang diduga membekingi tambang ilegal, khawatir penyelidikan tersebut akan mengganggu pendapatannya dari aktivitas ilegal tersebut. Pada akhirnya, hal itu berujung pada tindakan nekat AKP Dadang yang menembak rekannya, AKP Ulil, hingga tewas.
Lebih jauh, Susno menyoroti masalah tambang ilegal yang telah menjadi persoalan kronis di Indonesia. Menurutnya, penambangan liar terus berkembang karena perizinan yang sulit dan birokrasi yang panjang, mendorong banyak pihak mencari jalur pintas dengan membayar oknum-oknum tertentu untuk membekingi aktivitas tersebut. “Kalau tambang liar pasti perlu beking, dan biasanya ada yang membekingi,” ujar Susno.
Kasus ini menambah daftar panjang insiden polisi tembak polisi yang memprihatinkan, yang seharusnya menjadi perhatian serius bagi institusi Polri dalam menjaga integritas dan profesionalisme anggotanya.
(N/014)
JAKARTA Kejaksaan Agung menyita lebih dari 104 ton komoditas timah milik terpidana Tamron alias Aon dalam perkara korupsi dan tindak pid
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Krisis iklim dan kerusakan lingkungan dinilai tidak lagi dapat diatasi hanya melalui pendekatan ilmiah. Dibutuhkan sinergi antar
NASIONAL
BENER MERIAH Pemerintah pusat bersama Pemerintah Aceh memperkuat koordinasi untuk mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana
NASIONAL
MEDAN Persidangan dugaan korupsi proyek pengadaan papan tulis pintar (smartboard) Kota Tebing Tinggi mengungkap adanya dugaan aliran dan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Peradi Bersatu menegaskan putusan praperadilan yang diajukan Roy Suryo terkait kasus dugaan penyebaran tudingan ijazah palsu Pre
HUKUM DAN KRIMINAL
BENER MERIAH Langkah Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera memperkuat struktur Jembat
NASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Waas mendorong setiap majelis taklim di Kota Medan memiliki program kerja yang nyata, berkelanjutan, dan lang
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan penataan kawasan Belawan tidak bisa lagi dilakukan secara bertahap atau parsia
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membantah informasi yang menyebut istri dan anak Menteri PU Dody Hanggodo, yakni Irma Hermawati
NASIONAL
JAKARTA PT PLN (Persero) mengungkap dampak ekonomi akibat pemadaman listrik atau blackout yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera pada
EKONOMI