Rico Waas Dorong Digitalisasi Bansos di Medan, Target Validasi 792 Ribu KK dalam Sebulan
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pentingnya digitalisasi dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) sebagai upaya
PEMERINTAHAN
JAKARTA — Pemindahan aktor Ammar Zoni ke Lapas Kelas I Batu Nusakambangan, Cilacap, dari Lapas Cipinang, Jakarta, pada Kamis (16/10/2025) dini hari, menimbulkan pertanyaan besar dari pihak keluarga dan kuasa hukumnya.
Pasalnya, mereka mengaku tidak menerima pemberitahuan resmi sebelum pemindahan dilakukan.
Namun sebelum dipindahkan, Ammar Zoni sempat menulis surat sepanjang tiga halaman yang dititipkan kepada kuasa hukumnya, Jon Matias, untuk disampaikan kepada ustaz Derry Sulaiman.Baca Juga:
Dalam surat tersebut, Ammar membantah keras tuduhan bahwa dirinya merupakan bandar atau pengedar narkoba di Rutan Salemba.
"Jadi dalam suratnya Ammar menceritakan bahwa pada awal tahun 2025, dia didatangi petugas Rutan Salemba dan dibawa ke ruangan khusus. Di sana sudah ada beberapa anggota Polsek dan lima warga binaan lain yang lebih dulu ditangkap," ujar Jon Matias, Jumat (17/10/2025).
Menurut Jon, dalam surat tersebut Ammar menyebut bahwa dua dari lima warga binaan mengaku mendapatkan narkoba dari dirinya.
Namun, Ammar dengan tegas membantah tuduhan tersebut dan menyatakan tidak mengenal para napi yang dimaksud.
"Ammar juga mengaku mendapat tekanan dari oknum polisi untuk mengakui perbuatan yang tidak dia lakukan. Ia dijanjikan akan dibantu jika mengikuti arahan mereka," lanjut Jon.
Aktor yang pernah menikah dengan Irish Bella itu juga menuliskan bahwa dirinya sama sekali tidak mengetahui bagaimana narkoba bisa masuk ke dalam rutan dan tidak pernah mengedarkan barang haram seperti yang dituduhkan.
Kuasa hukum juga menyayangkan cara pemindahan Ammar ke Nusakambangan yang dinilai berlebihan dan tidak manusiawi.
"Jangan perlakukan Ammar Zoni seperti penjahat kelas kakap. Saat dipindahkan, ia dirantai dan kepalanya ditutup seperti teroris. Padahal sampai saat ini kasusnya masih menyisakan banyak tanda tanya," tegas Jon.
Pihak keluarga pun disebut terkejut dan terpukul dengan perlakuan yang diterima Ammar. Mereka berharap proses hukum dapat dijalankan secara adil dan transparan.
Jon Matias meminta agar Kementerian Hukum dan HAM, khususnya Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS), serta pihak kepolisian segera turun tangan untuk menelusuri kebenaran isi surat dari Ammar.
"Kami mendesak agar dilakukan pemeriksaan internal terhadap oknum petugas dan semua pihak yang terlibat. Jangan sampai sistem hukum kita malah menciptakan ketidakadilan baru," pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian dan Kemenkumham belum memberikan pernyataan resmi terkait surat yang ditulis Ammar Zoni maupun proses pemindahannya ke Nusakambangan.*
(bs/a008)
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pentingnya digitalisasi dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) sebagai upaya
PEMERINTAHAN
MEDAN Rombongan peserta dan ofisial Piala ASEAN Football Federation (AFF) U19 Championship 2026 mulai berdatangan ke Sumatera Utara men
OLAHRAGA
BANDA ACEH Satuan Reserse Kriminal Polresta Banda Aceh bersama Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Aceh mengintensifkan patroli malam
NASIONAL
Oleh Jimmy EndeySALAH satu adagium hukum yang paling terkenal adalah lebih baik membebaskan seribu orang yang bersalah daripada menghukum
OPINI
JAKARTA Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem menghadiri langsung Rapat Dengar Pendapat (RDP) Badan Legislasi Dewan Perwakilan Rakyat
PEMERINTAHAN
SOLO Presiden ke7 RI, Joko Widodo atau Jokowi, dikabarkan mendapat tawaran untuk terlibat dalam proyek film kolosal yang mengangkat sej
NASIONAL
YOGYAKARTA Presiden ke5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, mengaku telah menonton film dokumenter Pesta Ba
NASIONAL
BANDUNG Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan renovasi Museum dan Perpustakaan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) di Ba
NASIONAL
JAKARTA Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) mendesak pemerintah segera merevisi harga pokok penjualan (HPP) gula petani yang din
PERTANIAN AGRIBISNIS
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyambut baik bantuan fasilitas belajar dari WeLoveU Foundation Korea Selatan untuk SD Neg
PENDIDIKAN