BREAKING NEWS
Rabu, 08 Juli 2026

Ditjen Imigrasi dan Interpol Tangkap Buronan Filipina Hector Baldwin Pantollana di Indonesia

BITVonline.com - Selasa, 26 November 2024 09:34 WIB
Ditjen Imigrasi dan Interpol Tangkap Buronan Filipina Hector Baldwin Pantollana di Indonesia
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BITVONLINE.COM -Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi bekerja sama dengan Interpol Indonesia berhasil menangkap buronan Filipina, Hector Baldwin Pantollana (HAP), yang telah menjadi target Red Notice Interpol sejak 28 Oktober 2024. HAP, yang terlibat dalam kasus penipuan (scam) dan perjudian kasino, ditangkap setelah melarikan diri ke Indonesia pada 10 Oktober 2024.

Plt. Dirjen Imigrasi, Saffar Muhammad Godam, menjelaskan bahwa penangkapan dimulai setelah Ditjen Imigrasi menerima informasi dari National Bureau of Investigation (NBI) Filipina terkait keberadaan HAP di Indonesia. HAP pertama kali terdeteksi di Bandara Ngurah Rai, Bali, pada 10 Oktober, dan pihak Imigrasi berhasil menunda keberangkatannya pada 9 November 2024. Setelah dilakukan koordinasi dengan pihak kepolisian dan kedutaan Filipina, HAP dibawa ke Jakarta untuk mempermudah proses pemulangan.

Proses Pemulangan ke Filipina

Rencananya, HAP akan dipulangkan ke Filipina pada Rabu, 27 November 2024, dengan pengawalan dari Kepolisian Nasional Filipina (PNP). Proses ini merupakan bagian dari upaya pertukaran buronan antara Indonesia dan Filipina, yang juga mencakup pemulangan Mary Jane Veloso, seorang terpidana penyelundupan narkoba asal Filipina.

Sekretaris NCB-Interpol Indonesia, Brigjen Untung Widyatmoko, mengungkapkan bahwa HAP menjadi buronan internasional karena terlibat dalam kejahatan scamming dan perjudian kasino. Selain itu, penangkapan HAP juga terkait dengan upaya pertukaran buronan dengan Handoyo Salman, seorang tersangka judi online yang baru saja dipulangkan dari Filipina ke Indonesia.

Buronan Terkait Judi Online Handoyo Salman

Dalam kasus judi online, Handoyo Salman, yang berperan sebagai penyedia rekening deposit dan withdraw untuk situs judi W88, juga telah diamankan oleh pihak Filipina. Situs judi ini tercatat memiliki perputaran uang hingga satu triliun rupiah dalam waktu tiga bulan. Handoyo Salman kini berada di Indonesia setelah berhasil ditangkap di Filipina pada 31 Oktober 2024.

Pihak Kepolisian Indonesia dan Filipina terus bekerja sama dalam memerangi kejahatan lintas negara, termasuk judi online, yang menjadi salah satu isu panas di kedua negara. Dengan pemulangan HAP dan Handoyo Salman, kedua negara berharap dapat mempererat hubungan kerja sama dalam pemberantasan kejahatan transnasional.

(N/014)

0 komentar
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru