Terjadi Lagi! Kecelakaan di Tol Medan-Tebing Tinggi, 1 Penumpang Meninggal dan 3 Luka-luka
MEDAN Kecelakaan maut kembali terjadi di ruas Tol MedanTebing Tinggi, tepatnya di KM 70/300 Jalur A, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Ramp
PERISTIWA
PATI — Kepolisian akhirnya menangkap Ashari, pendiri Pondok Pesantren Ndholo Kusumo di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, yang menjadi tersangka dugaan pencabulan terhadap santriwati.
Penangkapan dilakukan setelah polisi melakukan pengejaran lintas wilayah sejak beberapa hari terakhir.
Tersangka diketahui sempat berpindah-pindah lokasi sebelum akhirnya dibekuk di wilayah Wonogiri, Jawa Tengah, Kamis (7/5/2026) dini hari.Baca Juga:
Kasat Reskrim Polresta Pati, Dika Hadiyan Widya Wiratama, mengatakan tersangka sempat melarikan diri ke sejumlah daerah di Jawa Tengah hingga luar provinsi.
"(Tersangka) sempat ke Kudus, Bogor, kemudian lanjut Jakarta, setelah itu ke Solo dan Wonogiri," kata Dika.
Menurut dia, Ashari ditangkap sekitar pukul 04.00 WIB dan saat ini telah dibawa ke Mapolresta Pati untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kasus dugaan kekerasan seksual di lingkungan pesantren tersebut sebelumnya telah naik ke tahap penyidikan setelah polisi mengantongi alat bukti dan memeriksa sejumlah saksi.
Kapolresta Pati, Jaka Wahyudi, mengatakan Ashari resmi ditetapkan sebagai tersangka sejak 28 April 2026 usai gelar perkara.
Menurut polisi, dugaan pencabulan terhadap santriwati diduga telah berlangsung sejak 2020. Namun laporan resmi baru masuk pada 2024.
Kepolisian menyebut proses penanganan perkara sempat terhambat karena adanya upaya penyelesaian secara kekeluargaan dari sebagian pihak korban.
Hingga kini, polisi baru mengidentifikasi lima korban. Namun tiga di antaranya mencabut keterangan, sehingga tersisa dua korban yang masih memperkuat proses hukum.
Meski demikian, polisi menegaskan perkara tetap berjalan karena termasuk delik umum dan bukan delik aduan.
"Proses hukum tetap berjalan," ujar Dika.
Di sisi lain, kuasa hukum korban, Ali Yusron, menyebut jumlah korban diduga jauh lebih banyak dibanding data resmi kepolisian.
Menurut dia, korban bisa mencapai 30 hingga 50 santriwati. Mayoritas korban disebut berasal dari keluarga kurang mampu dan anak yatim piatu.
"Ini seperti fenomena gunung es. Satu korban yang berani bicara bisa membuka puluhan lainnya," kata Ali.
Kasus tersebut memicu perhatian publik dan menimbulkan sorotan terhadap pengawasan di lingkungan pendidikan keagamaan.
Polisi membuka ruang pelaporan bagi korban lain dan menjamin kerahasiaan identitas saksi maupun korban yang memberikan keterangan.*
(tm/ad)
MEDAN Kecelakaan maut kembali terjadi di ruas Tol MedanTebing Tinggi, tepatnya di KM 70/300 Jalur A, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Ramp
PERISTIWA
JAKARTA Pemerintah Indonesia bersiap melepas ekspor pupuk ke Australia di tengah dinamika global yang masih memengaruhi pasokan pangan dan
EKONOMI
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi sektor pertambangan yang melibatkan pengus
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke19 Tingkat Kabupaten Batu Bara resmi digelar mulai Rabu hingga Sabtu, 1316 Mei 2026. Keg
PENDIDIKAN
JAKARTA Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengungkapkan fakta mengkhawatirkan terkait maraknya judi online (judol)
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (14/5/2026). Mata uang Garuda tercat
EKONOMI
JAKARTA Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim mengaku terpukul setelah dituntut membayar uang penggan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendikti Saintek) Stella Christie optimistis bahwa lulusan dari Sekolah G
PENDIDIKAN
BINJAI Komisariat AlIshlahiyah Binjai menggelar kegiatan bertajuk Internalisasi Nilainilai HMI yang berlangsung di Warung Anak Desa Bi
PENDIDIKAN
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa angkat bicara terkait pelemahan nilai tukar rupiah yang menembus level Rp17.500 per dolar
EKONOMI