BREAKING NEWS
Jumat, 15 Mei 2026

Jaksa Ungkap Dugaan Skema Penyamaran Investasi Rp11 Triliun di Kasus Chromebook Nadiem

Dharma - Jumat, 15 Mei 2026 18:01 WIB
Jaksa Ungkap Dugaan Skema Penyamaran Investasi Rp11 Triliun di Kasus Chromebook Nadiem
Terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook dan CDM di Kemendikbudristek Nadiem Makarim (kiri) saat sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (13/5/2026). (foto: Antara/M Risyal Hidayat)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

"Kami melihat ada skema untuk menyamarkan nilai sebenarnya guna menghindari pajak dan menutupi konflik kepentingan," ujar jaksa.

JPU juga menilai Nadiem tidak menggunakan mekanisme pembuktian terbalik untuk menjelaskan asal-usul harta kekayaannya secara terbuka selama proses persidangan.

Atas perbuatannya, jaksa menuntut Nadiem dengan pidana penjara 18 tahun, denda Rp1 miliar subsider 190 hari kurungan, serta uang pengganti sebesar Rp5,67 triliun.

Jika tidak dibayar, jaksa meminta tambahan hukuman sembilan tahun penjara.

Selain itu, jaksa turut mengkritik keterangan sejumlah ahli yang dihadirkan pihak terdakwa, dengan menyebutnya tidak independen dan tidak objektif dalam persidangan.

Sebelumnya, Nadiem didakwa merugikan negara sebesar Rp2,18 triliun dalam proyek digitalisasi pendidikan pengadaan Chromebook periode 2019–2022.

Perkara ini juga menjerat tiga terdakwa lain, sementara satu tersangka lainnya masih berstatus buron.*


(lp/ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
INISIATOR Dorong Pemeritah Tingkatan Kesejahteraan Jaksa
Kejari Morowali Utara Eksekusi Mantan Bupati Terkait Korupsi Anggaran Perjalanan Dinas
Dituntut 18 Tahun Penjara, Nadiem Makarim: Takut Saya Bebas
Jaksa Beberkan Alasan Tuntut Nadiem 18 Tahun: Orang Bisa Bohong, Bukti Elektronik Tidak
Pegawai Bea Cukai Ahmad Dedi Diduga Terima Duit Suap Impor dan Cukai
Ombudsman Soroti Anggaran Sepatu Sekolah Rakyat Rp27 M, Diduga Tak Wajar dan Berpotensi Mark Up
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru