Huawei Rilis Watch Fit 5 dan Fit 5 Pro di Indonesia, Ini Perbedaan Fitur dan Harganya
JAKARTA Huawei resmi meluncurkan dua jam tangan pintar terbaru di Indonesia, yakni Huawei Watch Fit 5 dan Watch Fit 5 Pro, pada Selasa,
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA -Dalam sidang kasus korupsi yang melibatkan suaminya, Harvey Moeis, artis Sandra Dewi memberikan kesaksian yang mengejutkan. Di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Sandra menegaskan bahwa suaminya tidak pernah memberinya tas mewah, meskipun Harvey rutin membelikannya ponsel iPhone setiap tahun.
Pertanyaan ini muncul saat hakim anggota, Suparman Nyompa, meminta klarifikasi mengenai hadiah-hadiah yang diterima Sandra dari suaminya. “Apakah sama sekali nggak pernah diberikan hadiah berupa tas oleh suaminya?” tanya hakim. Sandra menjawab, “Yang Mulia, saya di sidang kemarin sudah menjelaskan, suami saya ini pernah memberikan hadiah, rutinitas dia memberikan iPhone setiap tahun.”
Sandra melanjutkan penjelasannya dengan menyatakan bahwa koleksi 88 tas branded yang dimilikinya merupakan hasil endorsement, bukan hadiah dari Harvey. “Tapi untuk tas, saya yang melarang, Yang Mulia. Karena dari tahun 2014, saya sudah bekerja sama dengan toko-toko online dan offline. Jadi saya di-endorse sudah dari tahun 2014 sampai dengan 2024,” ujarnya.
Hakim kembali menanyakan, “Intinya menurut Saudara, tidak pernah diberikan tas oleh suaminya walaupun itu dalam bentuk hadiah?” Sandra menegaskan, “Iya, karena untuk tas saya sudah banyak sekali yang memberikan saya tas. Jadi untuk apa suami saya memberikan saya tas lagi?”
Sandra mengungkapkan bahwa banyak toko yang memberinya tas sebagai bentuk promosi, dan ia melarang suaminya untuk memberikan tas sebagai hadiah. “Sebelum dia bertanya kepada saya, ‘kamu mau tas apa?’ ada toko-toko yang bertanya kepada saya, ‘kakak mau tas apa? kita mau kasih’,” tambahnya.
Lebih lanjut, Sandra menegaskan bahwa dalam dunia entertainment, menerima barang-barang seperti tas dan perhiasan sebagai hasil endorsement adalah hal yang biasa. “Jadi sama sekali tidak ada dari suaminya, gitu ya?” tanya hakim sekali lagi, yang dijawab tegas oleh Sandra, “Tidak, Yang Mulia.”
Sandra juga mengungkapkan bahwa 88 tas branded dan 141 item perhiasan yang disita oleh Kejaksaan Agung RI merupakan hasil endorsement dan tidak ada kaitannya dengan kasus dugaan korupsi pengelolaan timah yang menjerat Harvey.
Sidang ini merupakan bagian dari proses hukum yang terus berlanjut terhadap Harvey Moeis, yang diduga terlibat dalam praktik korupsi yang merugikan negara. Kesaksian Sandra Dewi menjadi sorotan, mengingat kedudukannya sebagai istri terdakwa dan publik figur yang dikenal luas.
Dengan kesaksian ini, Sandra berharap dapat mengklarifikasi posisi dan hubungannya dengan suaminya di tengah sorotan media dan publik yang tinggi. Kasus ini terus berkembang, dan publik menunggu hasil dari sidang-sidang selanjutnya.
(N/014)
JAKARTA Huawei resmi meluncurkan dua jam tangan pintar terbaru di Indonesia, yakni Huawei Watch Fit 5 dan Watch Fit 5 Pro, pada Selasa,
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bestari Barus menegaskan bahwa penilaian mengenai kondisi kesehatan Presiden ke7 R
POLITIK
LABURA Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek jaringan peredaran narkotika di Lorong 6, Kelurahan Aek Kanopan Timur, Kabupaten Labuh
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara kembali menutup enam titik perlintasan liar di sejumlah daerah
NASIONAL
DELI SERDANG Aksi seorang guru ngaji bernama Halimah Tusadiyah (HT) yang membongkar dugaan lokasi transaksi narkoba di dekat Rumah Tahfi
HUKUM DAN KRIMINAL
BEIJING Gedung Putih menyebut Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping sepakat bahwa Selat Hormuz harus tetap
INTERNASIONAL
JAKARTA Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) mengkritik jalannya persidangan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Y
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menegaskan pemerintah tidak pernah meng
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Jaksa Penuntut Umum menuntut mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim dengan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan aliran dana miliaran rupiah kepada pegawai dan pejabat di Kementerian Keten
HUKUM DAN KRIMINAL