BREAKING NEWS
Senin, 13 Juli 2026

Remaja Pendaki Gunung Sibayak Tewas Diduga Dianiaya, Enam Orang Diamankan Polisi

Nurul - Senin, 13 Juli 2026 11:55 WIB
Remaja Pendaki Gunung Sibayak Tewas Diduga Dianiaya, Enam Orang Diamankan Polisi
Polisi memasang garis polisi di pos yang jadi lokasi penganiayaan. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

KARO - Kasus kematian seorang remaja pendaki Gunung Sibayak, Refael Christio Sihotang (17), warga Jalan Timah, Kota Medan, menjadi perhatian publik.

Refael diduga meninggal dunia setelah mengalami penganiayaan di kawasan Pos Pengutipan Retribusi Kehutanan Gunung Sibayak, Jaranguda, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, Jumat (10/7/2026).

Baca Juga:
Peristiwa tersebut kini tengah diselidiki secara intensif oleh Polres Karo bersama Polsek Berastagi.

Polisi telah melakukan sejumlah langkah penyidikan, mulai dari pemeriksaan lokasi kejadian, pemasangan garis polisi, hingga meminta keterangan dari sejumlah orang yang diduga mengetahui peristiwa tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Refael sempat dilarikan ke Rumah Sakit Efarina Etaham Berastagi dalam kondisi kritis.

Namun, nyawa remaja tersebut tidak berhasil diselamatkan.

Setelah itu, pihak keluarga membawa jenazah Refael ke Rumah Sakit Bhayangkara Brimob Medan untuk menjalani proses autopsi dan visum.

Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.

Kronologi Dugaan Penganiayaan di Pos Retribusi Gunung Sibayak

Seorang warga yang mengetahui informasi terkait kejadian tersebut mengatakan, Refael merupakan salah satu pendaki Gunung Sibayak.

Berdasarkan informasi yang beredar di lokasi, korban sebelumnya diduga pernah terlibat kasus pencurian sepeda motor beberapa bulan lalu.

Pada kejadian terakhir, korban juga disebut-sebut diduga mengambil barang milik pendaki lain di kawasan Gunung Sibayak.

Namun, informasi tersebut masih berupa dugaan dan belum dikonfirmasi secara resmi oleh pihak kepolisian sebagai motif maupun latar belakang kejadian.

Menurut sumber tersebut, Refael kemudian dijemput oleh sejumlah petugas pengutip retribusi kehutanan menggunakan mobil angkutan kota dan dibawa menuju Pos Retribusi Kehutanan Jaranguda

."Setelah sampai di lokasi, korban diduga dipukuli hingga mengalami luka serius. Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Efarina, namun saat tiba di rumah sakit sudah meninggal dunia," ujar sumber itu.

Baca Juga:

Hasil penelusuran di lapangan menunjukkan terdapat dua lokasi yang diduga menjadi tempat terjadinya penganiayaan.

Kedua lokasi tersebut kini telah dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.

Polisi Amankan Enam Orang untuk Pemeriksaan

Selain melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi juga mengamankan sopir angkutan yang diduga digunakan untuk menjemput korban serta sejumlah petugas yang berada di Pos Retribusi Kehutanan Jaranguda saat kejadian berlangsung.

Kanit Reskrim Polsek Berastagi, AKP Mastergun Surbakti, mengatakan pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan mengenai peristiwa tersebut.

"Kami setelah menerima informasi langsung bergerak cepat. Sementara ini enam orang telah diamankan untuk dimintai keterangan," ujarnya.

Hingga kini, penyidik masih mendalami rangkaian kejadian, termasuk peran masing-masing pihak yang berada di lokasi.

Polisi juga masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab kematian Refael.

Kasus ini menjadi perhatian masyarakat karena diduga berkaitan dengan aksi main hakim sendiri yang berujung pada hilangnya nyawa seorang remaja.

Polisi memastikan proses penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh untuk mengungkap fakta sebenarnya dan memastikan pihak yang terbukti bertanggung jawab diproses sesuai hukum yang berlaku.* (sp/ad)

Baca Juga:

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bareskrim Ungkap Kronologi Penangkapan 9 Tersangka Penyerangan Polisi di Katingan, 3 Pelaku Utama Ditangkap di Kaltim
Remaja 16 Tahun Laporkan Dugaan Penganiayaan saat Razia BNN, Satpol PP Deli Serdang Buka Suara
Tak Kapok Dipenjara, Residivis Pembobol Rumah di Banda Aceh Ditangkap, 6 HP dan BPKB Disita Polisi
RSUD Pirngadi Jadi Sorotan DPRD Medan, Mulai dari Pendapatan BLUD hingga Kekurangan Dokter Spesialis
Kepala BNN Deli Serdang Dilaporkan atas Dugaan Penganiayaan Tahanan, Polda Sumut Buka Suara
Kasus Dugaan Kekerasan di Daycare Little Aresha, 27 Orang Kini Jadi Tersangka
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru