BREAKING NEWS
Selasa, 20 Oktober 2026

Hercules Geruduk Kementerian ATR/BPN, Tagih Nusron Wahid soal Sengketa Lahan 65 Hektare

Raman Krisna - Selasa, 20 Oktober 2026 13:29 WIB
Hercules Geruduk Kementerian ATR/BPN, Tagih Nusron Wahid soal Sengketa Lahan 65 Hektare
Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Hercules Rosario de Marshal, mendatangi kantor Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Senin (19/10/2026). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Hercules Rosario de Marshal, mendatangi kantor Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Senin (19/10/2026).

Kedatangannya untuk mendesak penyelesaian sejumlah sengketa tanah yang dinilai belum mendapat penanganan sebagaimana mestinya.

Hercules datang bersama sejumlah pengurus dan anggota GRIB Jaya.

Baca Juga:

Ia membawa persoalan sengketa lahan Arjuna Bowling di Jakarta Barat serta lahan seluas 65 hektare yang dikaitkan dengan PT Summarecon.

Dalam kunjungannya, Hercules juga menyinggung Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid yang sebelumnya tidak memenuhi panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pernyataan Hercules tersebut disampaikan melalui video yang diunggah akun Instagram GRIB Jaya pada Selasa (20/10/2026).

"Sehingga hari ini kehadiran kami di sini untuk menagih Menteri ATR, saudara Nusron Wahid, yang sekarang ini sedang dipanggil-panggil KPK, lari ke mana, tidak tahu," kata Hercules dikutip dari video yang diunggah di Instagram GRIB Jaya, Selasa (20/10).

Meski melontarkan kritik terhadap Nusron, Hercules tidak memberikan bukti bahwa Menteri ATR/BPN tersebut melarikan diri.

Sebelumnya, KPK menyatakan Nusron telah mengajukan permohonan penundaan pemeriksaan dengan alasan agenda kedinasan, termasuk perjalanan ke Malaysia.

KPK masih mengevaluasi alasan ketidakhadirannya untuk menentukan langkah selanjutnya.

Dalam pertemuan dengan perwakilan Kementerian ATR/BPN, Hercules menyampaikan dua tuntutan utama yang menurutnya perlu segera diselesaikan.

Persoalan pertama berkaitan dengan hak atas tanah Arjuna Bowling di Jakarta Barat. Hercules meminta agar hak atas lahan yang dipersoalkan tersebut dibatalkan.

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Ustaz Khalid Basalamah Bersaksi di Sidang Yaqut, Akui Kembalikan USD 554.500 ke KPK
Kasus CCTV Inara Rusli Memasuki Babak Baru, Mantan Sopir Jadi Tersangka
Bongkar Dugaan Tawaran Rp80 Juta agar Bungkam soal Karhutla, Aleh Malah Dilaporkan ke Polda Sumut
Dituding Ada Temuan BPK pada 170 Paket Emergency Senilai Rp25,34 Miliar, Perumda Tirtanadi Bantah: Hoaks!
Hakim PN Medan: Apabila Kembali Mangkir Sidang, Ada Konsekuensi Hukum
Kepala Unit dan Mantri BRI Sei Kepayang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi KUR, Kerugian Negara Capai Rp15,65 Miliar
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru