BREAKING NEWS
Rabu, 08 Juli 2026
Operasi Keselamatan Jaya 2025

Fokus pada Tilang Elektronik (ETLE), Hanya Beberapa Pelanggaran yang Ditindak Secara Manual

Redaksi - Senin, 10 Februari 2025 09:39 WIB
Fokus pada Tilang Elektronik (ETLE), Hanya Beberapa Pelanggaran yang Ditindak Secara Manual
Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Latif Usman.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA -Polda Metro Jaya meluncurkan Operasi Keselamatan Jaya 2025, yang akan berlangsung dari 10 Februari hingga 23 Februari 2025. Dalam operasi ini, penegakan hukum akan lebih mengutamakan penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik. Kombes Pol Latif Usman, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, mengungkapkan bahwa tilang manual hanya akan diberlakukan pada pelanggaran tertentu, seperti penggunaan strobo yang tidak sesuai aturan dan pemalsuan pelat nomor kendaraan.

"Penegakan hukum ini sudah kita serahkan kepada ETLE, baik untuk pelanggaran statis maupun mobile," ujar Latif dalam konferensi pers, Senin (10/2/2025).

Dengan adanya sistem ETLE, pengawasan lalu lintas diharapkan lebih efektif dan efisien. Kombes Latif menegaskan bahwa ETLE akan diterapkan untuk menangani berbagai jenis pelanggaran lalu lintas secara otomatis, tanpa perlu adanya interaksi langsung antara polisi dan pelanggar. Namun, pelanggaran seperti penggunaan strobo yang tidak sesuai aturan dan kendaraan dengan pelat nomor palsu atau tanpa pelat nomor tetap akan ditindak secara manual.

"Jika kendaraan menggunakan strobo atau pelat nomor palsu, petugas akan melakukan tilang secara manual, karena hal ini tidak dapat dideteksi oleh sistem ETLE," tambahnya.

Dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Jaya 2025, Polda Metro Jaya juga menekankan pentingnya sikap profesionalisme anggota kepolisian, terutama dalam menjalankan tugas pengawalan pejabat. Latif memastikan bahwa anggotanya akan menjaga etika dan tidak bersikap arogan terhadap masyarakat.

"Selain penegakan hukum, kami juga berkomitmen untuk menjaga pelayanan yang baik dan menghormati masyarakat," katanya.

Operasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas serta menurunkan angka kecelakaan di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

(bs/n14)

Editor
: Redaksi
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru