BREAKING NEWS
Kamis, 09 Juli 2026

Ali Khamenei Dimakamkan Hari Ini di Mashhad, Konflik AS-Iran Kembali Memanas

Adelia Syafitri - Kamis, 09 Juli 2026 08:41 WIB
Ali Khamenei Dimakamkan Hari Ini di Mashhad, Konflik AS-Iran Kembali Memanas
Lautan manusia mengerumuni truk yang membawa peti jenazah mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei di Teheran, Senin (6/7/2026).(Foto: MEHR via XINHUA)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MASHHAD– Jenazah Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dijadwalkan dimakamkan di kota kelahirannya, Mashhad, Kamis (9/7/2026) waktu setempat. Prosesi pemakaman diperkirakan dihadiri sekitar 15 juta pelayat dan berlangsung di tengah kembali memanasnya konflik antara Iran dan Amerika Serikat (AS).

Pemakaman Khamenei menjadi penutup rangkaian penghormatan kenegaraan yang telah berlangsung selama beberapa hari di Iran dan Irak. Jutaan warga dilaporkan turut memberikan penghormatan terakhir kepada pemimpin yang memimpin Iran sejak 1989 tersebut.

Berdasarkan laporan media pemerintah Iran, jenazah Khamenei akan dimakamkan di Kompleks Makam Imam Reza, salah satu situs paling suci bagi umat Syiah di Iran. Lokasi tersebut juga menjadi tempat peristirahatan sejumlah tokoh penting dalam sejarah negara itu.

Baca Juga:

Sebelum dimakamkan di Mashhad, jenazah Khamenei terlebih dahulu dibawa dari Teheran menuju Kota Qom, kemudian melanjutkan perjalanan ke Kota Najaf dan Karbala di Irak sebagai bagian dari prosesi penghormatan sebelum kembali ke Iran.

Gubernur Mashhad, Hassan Hosseini, mengatakan pihaknya memperkirakan sekitar 15 juta orang akan menghadiri prosesi pemakaman. Demi kelancaran acara, jadwal pemakaman yang semula direncanakan berlangsung pada pagi hari diundur menjadi sore waktu setempat karena rangkaian penghormatan di Irak berlangsung lebih lama dari jadwal.

Di tengah prosesi pemakaman tersebut, situasi keamanan di kawasan Timur Tengah kembali memanas. Amerika Serikat dilaporkan melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran sebagai respons atas serangan terhadap kapal-kapal yang melintas di Selat Hormuz.

Komando Pusat AS (CENTCOM) menyebut operasi militer itu bertujuan melemahkan kemampuan Iran dalam mengancam jalur pelayaran internasional di kawasan strategis tersebut.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump memperingatkan Iran akan menghadapi konsekuensi yang lebih besar apabila kembali melakukan serangan terhadap kapal-kapal di Selat Hormuz. Sebelumnya, Iran mengklaim telah menyerang pangkalan militer AS di Bahrain dan Kuwait sebagai balasan atas operasi militer Washington.

Ali Khamenei diketahui meninggal dunia pada 28 Februari 2026 dalam serangan militer yang dilakukan Israel pada hari pertama operasi gabungan bersama Amerika Serikat terhadap Iran. Ia wafat pada usia 86 tahun bersama sejumlah anggota keluarga dan pejabat tinggi Iran.

Menurut rencana, Khamenei akan dimakamkan bersama beberapa anggota keluarganya yang turut menjadi korban dalam serangan tersebut, termasuk cucu perempuannya yang masih bayi, putrinya, menantunya, serta Zahra Haddad Adel, istri Mojtaba Khamenei.* (k/dh)

Editor
: Johan
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Trump Sebut Gencatan Senjata dengan Iran Berakhir, Harga Minyak Dunia Langsung Melonjak!
Ketegangan Selat Hormuz Memanas, AS Cabut Izin Ekspor Minyak Iran
GREAT Institute Desak Prabowo Perkuat Diplomasi ke Iran, Usul Hadiri Pemakaman Khamenei
Pemprov Sumut Siapkan 3 Strategi Cegah Nelayan Masuk Perairan Malaysia
Disorot Dino Patti Djalal, Pemerintah Akhirnya Kirim Menlu dan Ketua MPR ke Pemakaman Khamenei
Erdogan Panas! Tuduh Israel ‘Kecanduan Perang’ di Tengah Negosiasi AS–Iran
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru