Pimpinan Baru BGN Bergerak, Gandeng KPK Benahi Tata Kelola Program MBG
JAKARTA Pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menindaklanjuti rekomendasi perbaikan tat
NASIONAL
JAKARTA – GREAT Institute mendorong Presiden Prabowo Subianto memperkuat diplomasi Indonesia di kawasan Timur Tengah dengan menunjukkan penghormatan kepada Iran, salah satunya melalui kehadiran pada pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, atau melakukan kunjungan kenegaraan ke Teheran.
Usulan tersebut disampaikan dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk "Peran Indonesia Pasca Perang Amerika Serikat–Iran" yang digelar GREAT Institute di Jakarta. Forum tersebut menghadirkan akademisi, diplomat, ekonom, peneliti, serta pakar geopolitik untuk membahas posisi Indonesia di tengah dinamika geopolitik global pascakonflik Amerika Serikat dan Iran.
Ketua Dewan Direktur GREAT Institute, Syahganda Naninggolan, mengatakan Indonesia memiliki peluang besar untuk memainkan peran yang lebih aktif dalam percaturan internasional. Menurutnya, status Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, anggota G20, ASEAN, BRICS, serta Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) menjadi modal penting untuk memperkuat diplomasi luar negeri.Baca Juga:
"Indonesia memiliki modal besar sebagai negara Muslim terbesar di dunia, anggota G20, ASEAN, BRICS, dan OKI. Potensi itu harus dimanfaatkan agar Indonesia tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga aktor yang ikut menentukan arah perkembangan kawasan," ujar Syahganda, Rabu (8/7/2026).
Dalam diskusi tersebut, para peserta menilai persaingan global saat ini tidak lagi hanya ditentukan oleh kekuatan militer. Rivalitas antarnegara juga berlangsung melalui diplomasi, perang informasi, serangan siber, tekanan ekonomi, penguasaan teknologi, hingga perebutan pengaruh di kawasan strategis.
Karena itu, Indonesia dinilai perlu merumuskan kembali kepentingan nasional sebagai dasar dalam menyusun kebijakan luar negeri yang lebih terarah dan tidak sekadar bersifat reaktif terhadap dinamika internasional.
Forum juga menyoroti pengalaman Iran yang mampu bertahan menghadapi berbagai sanksi dan embargo internasional selama bertahun-tahun. Menurut para peserta, ketahanan tersebut menunjukkan pentingnya memperkuat kemandirian di sektor ekonomi, energi, teknologi, industri pertahanan, serta memperkokoh kohesi sosial masyarakat.
Atas dasar itu, GREAT Institute mendorong pemerintah memperkuat ketahanan nasional di berbagai sektor strategis, mulai dari pertahanan, pangan, energi, fiskal, maritim, hingga penguasaan teknologi agar politik luar negeri bebas aktif Indonesia semakin berwibawa.
Selain memperkuat hubungan antarpemerintah, forum tersebut juga menilai diplomasi antarmasyarakat (people-to-people diplomacy) perlu terus ditingkatkan untuk memperluas jejaring internasional serta memperkuat posisi Indonesia di tingkat global.
Dalam rekomendasinya, GREAT Institute menyampaikan tiga poin utama kepada pemerintah. Pertama, Presiden Prabowo Subianto diharapkan menunjukkan penghormatan diplomatik kepada Iran melalui kehadiran pada momentum penting, termasuk pemakaman Ayatollah Ali Khamenei atau kunjungan resmi ke Teheran.
Kedua, hubungan Indonesia dan Iran dinilai perlu terus diperkuat dengan menghidupkan kembali semangat solidaritas yang telah terbangun sejak Konferensi Asia Afrika. Ketiga, Indonesia didorong menjalin kerja sama strategis dengan Iran dan Turki sebagai bagian dari upaya membangun poros kerja sama baru di dunia Islam.
FGD tersebut dihadiri sejumlah tokoh dari berbagai kalangan, di antaranya Nasir Tamara, Dian Wirengjurit, Teguh Santosa, Anton Permana, Dina Sulaeman, Bursah Zarnubi, Fitra Faisal, Rizal Darma Putra, Zaman Syah, Abdullah Rasyid, serta peserta lainnya dari kalangan akademisi dan pemerhati geopolitik.* (oz/dh)
JAKARTA Pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menindaklanjuti rekomendasi perbaikan tat
NASIONAL
ATLANTA Timnas Argentina memastikan langkah ke babak perempatfinal Piala Dunia 2026 usai mencatat kemenangan dramatis 32 atas Mesir pad
OLAHRAGA
JAKARTA Wakil Ketua MPR RI Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul menegaskan bahwa penanganan berbagai persoalan di Papua merupakan tanggun
POLITIK
JAKARTA GREAT Institute mendorong Presiden Prabowo Subianto memperkuat diplomasi Indonesia di kawasan Timur Tengah dengan menunjukkan pe
NASIONAL
JAKARTA Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan, membuka peluang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 2027
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan penyidikan kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Kuantan Singingi (Ku
HUKUM DAN KRIMINAL
YOGYAKARTA Presiden Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi dijadwalkan meresmikan proyek konservasi dan resto
NASIONAL
JAKARTA Harga sejumlah komoditas pangan strategis di tingkat pedagang eceran nasional masih menunjukkan pergerakan yang bervariasi. Berd
EKONOMI
JAKARTA Pro Jurnalismedia Siber (PJS) semakin memantapkan langkah untuk menjadi organisasi konstituen Dewan Pers. Komitmen tersebut ditun
NASIONAL
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pengukuhan dan pelantikan Pejuang Ikata
PEMERINTAHAN