Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Adriesti menyebut seseorang dapat dikategorikan mengalami adiksi jika perilaku berjudi dilakukan berulang dan mulai mengganggu kehidupan sehari-hari.
Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain:
- Terus memikirkan judi online
- Gelisah saat tidak bermain
- Frekuensi bermain meningkat
- Sulit berhenti meski sudah rugi
- Hubungan sosial dan pekerjaan terganggu
- Mulai berbohong atau menyembunyikan aktivitas berjudi
Pada anak dan remaja, gejalanya dapat terlihat dari perubahan perilaku, penurunan prestasi sekolah, ketergantungan pada ponsel, hingga tindakan mengambil uang orang tua tanpa izin.
"Kalau sudah HP diambil lalu marah besar, itu juga harus mulai diwaspadai," ujarnya.
Penanganan Perlu Libatkan Keluarga
Adriesti menegaskan, penanganan kecanduan judi online tidak dapat dilakukan secara individual. Keterlibatan keluarga dan lingkungan menjadi faktor penting dalam proses pemulihan.
Tahap awal terapi, kata dia, adalah membangun kesadaran pasien bahwa perilaku tersebut telah menimbulkan dampak negatif bagi dirinya dan orang sekitar.
"Yang paling sulit itu menumbuhkan kesadaran. Karena keluarga biasanya ingin hasil instan, padahal terapi adiksi perlu waktu," katanya.
Selain psikoterapi, penanganan juga dapat disesuaikan dengan kondisi penyerta seperti depresi, gangguan kecemasan, hingga gangguan bipolar.
Pada beberapa kasus, pasien dapat menjalani terapi Transcranial Magnetic Stimulation (TMS) untuk membantu memperbaiki sistem kontrol impuls di otak.*
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.