Kejagung Sita 104,4 Ton Timah Milik Terpidana Aon, Negara Bersiap Lelang Aset
JAKARTA Kejaksaan Agung menyita lebih dari 104 ton komoditas timah milik terpidana Tamron alias Aon dalam perkara korupsi dan tindak pid
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA UTARA -Sejumlah pedagang di Pasar Ikan Muara Angke, Jakarta Utara, mengeluhkan menurunnya jumlah pembeli menjelang akhir tahun 2024. Pedagang menduga berkurangnya kunjungan pembeli disebabkan oleh kekhawatiran akan banjir rob yang melanda kawasan tersebut.
Badarudin (50), salah satu pedagang ikan di Muara Angke, menyatakan bahwa meskipun penjualan mereka tetap berjalan, jumlah pembeli berkurang dibandingkan tahun lalu. “Masalah penjualannya sebenarnya sama aja, cuma banyak pengunjung yang mengurangi untuk ke sini, enggak tahu isu dari banjir kayanya,” ungkap Badarudin saat ditemui di lokasi, Selasa (31/12/2024).
Banjir rob yang terjadi di beberapa wilayah Jakarta Utara belakangan ini menjadi salah satu alasan mengapa sebagian pembeli enggan datang ke pasar. Meskipun tidak semua kawasan Muara Angke terendam banjir rob, kecemasan warga terhadap fenomena tersebut cukup berdampak pada tingkat kunjungan. “Masalahnya, isu-isu banjir kan di Muara Angke ada aja, padahal kan enggak semuanya, cuma sebagian wilayah,” tambah Badarudin.
Senada dengan Badarudin, Suhamdi (43), pedagang ikan lainnya, mengungkapkan bahwa penjualannya menurun drastis. Ia menyebutkan, jumlah pembeli yang datang jauh lebih sedikit dibandingkan tahun lalu, dengan pendapatan menurun sekitar 60 persen. “Beda, tahun ini penjualannya berkurang, karena katanya banjir,” ujar Suhamdi.
Fenomena banjir rob yang diprediksi terjadi antara 26 Desember 2024 hingga 3 Januari 2025 oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Maritim Tanjung Priok memang menjadi perhatian utama. Banjir rob sendiri sudah melanda Jakarta Utara pada pertengahan Desember 2024, dengan ketinggian air mulai dari 25 sentimeter hingga satu meter. Kondisi ini terjadi karena pasang maksimum air laut yang bersamaan dengan fase bulan baru, yang meningkatkan ketinggian pasang air laut dan berpotensi merendam daratan.
Banjir rob ini juga diperkirakan akan berdampak pada 11 wilayah di Jakarta Utara, termasuk Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, dan Kepulauan Seribu.
Para pedagang di Pasar Ikan Muara Angke berharap situasi ini segera membaik dan pembeli kembali ramai menjelang Tahun Baru. Namun, meskipun kondisi ini mempengaruhi omzet, mereka tetap berusaha berjualan dan berharap perayaan tahun baru dapat membawa lebih banyak pembeli.
(N/014)
JAKARTA Kejaksaan Agung menyita lebih dari 104 ton komoditas timah milik terpidana Tamron alias Aon dalam perkara korupsi dan tindak pid
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Krisis iklim dan kerusakan lingkungan dinilai tidak lagi dapat diatasi hanya melalui pendekatan ilmiah. Dibutuhkan sinergi antar
NASIONAL
BENER MERIAH Pemerintah pusat bersama Pemerintah Aceh memperkuat koordinasi untuk mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana
NASIONAL
MEDAN Persidangan dugaan korupsi proyek pengadaan papan tulis pintar (smartboard) Kota Tebing Tinggi mengungkap adanya dugaan aliran dan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Peradi Bersatu menegaskan putusan praperadilan yang diajukan Roy Suryo terkait kasus dugaan penyebaran tudingan ijazah palsu Pre
HUKUM DAN KRIMINAL
BENER MERIAH Langkah Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera memperkuat struktur Jembat
NASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Waas mendorong setiap majelis taklim di Kota Medan memiliki program kerja yang nyata, berkelanjutan, dan lang
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan penataan kawasan Belawan tidak bisa lagi dilakukan secara bertahap atau parsia
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membantah informasi yang menyebut istri dan anak Menteri PU Dody Hanggodo, yakni Irma Hermawati
NASIONAL
JAKARTA PT PLN (Persero) mengungkap dampak ekonomi akibat pemadaman listrik atau blackout yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera pada
EKONOMI