Kejagung Sita 104,4 Ton Timah Milik Terpidana Aon, Negara Bersiap Lelang Aset
JAKARTA Kejaksaan Agung menyita lebih dari 104 ton komoditas timah milik terpidana Tamron alias Aon dalam perkara korupsi dan tindak pid
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA — Mantan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan kembali muncul di hadapan publik di tengah gaduhnya isu utang proyek kereta cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh.
Jonan hadir saat dipanggil Presiden Prabowo Subianto ke Istana Negara pada Senin, 3 November 2025.
Saat ditanya wartawan apakah pertemuan membahas utang proyek Whoosh atau kereta cepat Jakarta-Bandung, Jonan menegaskan bahwa dirinya tidak diminta memberikan pandangan.Baca Juga:
"Saya kira soal Whoosh sih beliau enggak tanya ke saya pandangannya apa segala. Wong saya sudah pensiun, nggak punya kewenangan kok," katanya.
Jonan menegaskan sikap netralnya terhadap proyek yang sempat ia kritik di masa lalu.
Ia juga menambahkan bahwa pertemuan tersebut hanyalah diskusi, tanpa ada tawaran jabatan dari Presiden.
Meski begitu, Jonan mengaku siap jika diminta bekerja untuk negara.
"Kalau sebagai warga negara, kalau diminta untuk bekerja untuk negara ya mestinya siap, kalau mampu. Kalau saya mampu sih ya. Itu aja sih," ujarnya.
Sementara itu, pemerintah tengah mencari solusi atas utang yang dihadapi proyek Whoosh yang dikelola PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menolak keras penggunaan APBN untuk membayar utang proyek ini.
Di sisi lain, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, mengatakan pihaknya sedang menyiapkan berbagai opsi penyelesaian utang KCIC.
Kasus utang Whoosh juga menjadi perhatian aparat hukum. PT Kereta Api Indonesia (KAI) siap menyerahkan data terkait Whoosh kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mendukung penyelidikan kasus mark up.
JAKARTA Kejaksaan Agung menyita lebih dari 104 ton komoditas timah milik terpidana Tamron alias Aon dalam perkara korupsi dan tindak pid
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Krisis iklim dan kerusakan lingkungan dinilai tidak lagi dapat diatasi hanya melalui pendekatan ilmiah. Dibutuhkan sinergi antar
NASIONAL
BENER MERIAH Pemerintah pusat bersama Pemerintah Aceh memperkuat koordinasi untuk mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana
NASIONAL
MEDAN Persidangan dugaan korupsi proyek pengadaan papan tulis pintar (smartboard) Kota Tebing Tinggi mengungkap adanya dugaan aliran dan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Peradi Bersatu menegaskan putusan praperadilan yang diajukan Roy Suryo terkait kasus dugaan penyebaran tudingan ijazah palsu Pre
HUKUM DAN KRIMINAL
BENER MERIAH Langkah Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera memperkuat struktur Jembat
NASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Waas mendorong setiap majelis taklim di Kota Medan memiliki program kerja yang nyata, berkelanjutan, dan lang
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan penataan kawasan Belawan tidak bisa lagi dilakukan secara bertahap atau parsia
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membantah informasi yang menyebut istri dan anak Menteri PU Dody Hanggodo, yakni Irma Hermawati
NASIONAL
JAKARTA PT PLN (Persero) mengungkap dampak ekonomi akibat pemadaman listrik atau blackout yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera pada
EKONOMI