BREAKING NEWS
Rabu, 13 Mei 2026

Nobar Film ‘Pesta Babi’ Dibubarkan di Sejumlah Kampus, DPR Bicara Soal Batas Kebebasan Akademik

Abyadi Siregar - Selasa, 12 Mei 2026 09:10 WIB
Nobar Film ‘Pesta Babi’ Dibubarkan di Sejumlah Kampus, DPR Bicara Soal Batas Kebebasan Akademik
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani. (Foto: Dok. EMedia DPR RI)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Pembubaran nonton bareng (nobar) film dokumenter Pesta Babi di sejumlah kampus menuai sorotan publik. Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani menilai kampus memiliki kewenangan penuh untuk mengambil langkah demi menjaga keamanan dan kondusivitas lingkungan akademik.

Menurut Lalu, setiap perguruan tinggi memiliki otonomi dalam menentukan kebijakan internal selama bertujuan menjaga kenyamanan sivitas akademika.

"Kalau ternyata film tersebut mengganggu kenyamanan, kondusivitas, dan sebagainya, ya monggo, kampus memiliki otonomi penuh untuk melakukan yang terbaik bagi kampus tersebut," kata Lalu di Kompleks Parlemen, Senin 11 Mei 2026.

Baca Juga:

Ia menegaskan, seluruh kegiatan di lingkungan kampus pada prinsipnya diperbolehkan selama tidak menimbulkan gangguan keamanan, ketertiban, maupun kenyamanan.

"Pada prinsipnya selama itu tidak mengganggu keamanan, ketertiban, dan kenyamanan, silakan. Tetapi kalau sudah mulai mengganggu, maka kami menyarankan kampus untuk melaksanakan ketentuan sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku," ujarnya.

Lalu juga menekankan bahwa kampus harus menjadi ruang aman dan nyaman bagi mahasiswa serta seluruh sivitas akademika. Menurutnya, fungsi utama perguruan tinggi adalah mendidik generasi penerus bangsa.

"Konteksnya adalah kampus betul-betul harus menjamin bahwa kampus itu adalah ruang yang aman, ruang yang nyaman, dan tujuannya satu, adalah mendidik generasi penerus bangsa," tuturnya.

Meski begitu, ia menilai substansi film dokumenter Pesta Babi sebenarnya tidak bermasalah. Ia menduga pembubaran acara lebih dipicu kekhawatiran tertentu yang perlu dijelaskan secara terbuka kepada publik.

"Kalau kita lihat kontennya sebenarnya tidak ada masalah. Hanya mungkin ada kekhawatiran berlebihan dan tinggal dijelaskan saja kenapa tidak boleh atau tidak harus di kampus," katanya.

Diketahui, acara nobar dan diskusi film dokumenter Pesta Babi dibubarkan di sejumlah kampus di Indonesia. Beberapa di antaranya terjadi di Universitas Islam Negeri Mataram, Universitas Mandalika, dan Universitas Mataram di Nusa Tenggara Barat.*

(dw/dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Komnas HAM Kecam Pembubaran Nobar Film ‘Pesta Babi’ di Ternate, Tegaskan TNI Tidak Punya Kewenangan
Nonton Bareng "The Hostage’s Hero", Pemerintah Tanjungbalai dan Asahan Perkuat Sinergi Daerah
Bupati Batu Bara Dorong Pengembangan Pulau Salah Namo dan Pulau Pandang sebagai Destinasi Wisata Unggulan
Tambang Emas Ilegal di Lereng Bukit TWA Prabu Dundang Ditolak, Polres Lombok Tengah Turun Tangan
Bali, NTB, dan NTT Sepakati MoU Kerjasama Regional, Fokus pada Pariwisata, Transportasi, dan Energi Terbarukan
Update Terbaru: Marc Marquez Alami Patah Tulang Selangka Kanan Usai Kecelakaan di GP Indonesia
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru