BREAKING NEWS
Senin, 13 Juli 2026

Danrem dan BPBD Jambi Perkuat Antisipasi Karhutla di Tanjab Timur, Lahan Gambut Jadi Prioritas Pengawasan

Erik - Senin, 13 Juli 2026 14:12 WIB
Danrem dan BPBD Jambi Perkuat Antisipasi Karhutla di Tanjab Timur, Lahan Gambut Jadi Prioritas Pengawasan
Jajaran TNI bersama BPBD Provinsi Jambi dalam kunjungan kerja pada Senin (13/7/2026), disambut Bupati Tanjung Jabung Timur Dilla Hikmasari di rumah dinas bupati. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TANJAB TIMUR – Menghadapi musim kemarau yang diperkirakan dipengaruhi fenomena El Nino, jajaran TNI bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi memperkuat koordinasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Kunjungan kerja tersebut berlangsung pada Senin (13/7/2026) dan disambut Bupati Tanjung Jabung Timur Dilla Hikmasari di rumah dinas bupati.

Pertemuan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para camat, serta kepala desa untuk menyamakan langkah dalam menghadapi potensi meningkatnya kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.

Baca Juga:

Dalam pertemuan itu, Danrem menegaskan bahwa Kabupaten Tanjung Jabung Timur termasuk salah satu wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap karhutla karena didominasi lahan gambut.

Selain Tanjab Timur, daerah lain yang juga menjadi perhatian adalah Tanjung Jabung Barat, Muaro Jambi, dan Sarolangun.

Menurut Danrem, pemerintah telah melakukan berbagai langkah antisipasi sejak beberapa bulan terakhir.

Sejak April, koordinasi lintas instansi terus dilakukan melalui rapat-rapat kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau.

Selain itu, operasi modifikasi cuaca juga telah dilaksanakan sejak 20 Mei hingga 5 Juni untuk menjaga curah hujan di wilayah yang berpotensi mengalami kebakaran.

Sebagai bagian dari upaya pencegahan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menempatkan sejumlah armada di Provinsi Jambi.

Armada tersebut meliputi helikopter water bombing, pesawat patroli udara, serta pesawat modifikasi cuaca yang disiagakan di bandara guna mendukung penanganan apabila terjadi kebakaran.

Menurut Danrem, wilayah Tanjung Jabung Timur, Tanjung Jabung Barat, dan Muaro Jambi menjadi prioritas pelaksanaan modifikasi cuaca karena memiliki hamparan lahan gambut yang harus dijaga kelembapannya.

Ia menjelaskan, apabila lahan gambut terbakar, proses pemadaman akan jauh lebih sulit karena api dapat merambat hingga ke lapisan bawah tanah meskipun telah dilakukan penyiraman menggunakan helikopter water bombing.

Danrem menekankan bahwa upaya utama dalam penanganan karhutla adalah mencegah munculnya titik api sejak dini.

Karena itu, patroli rutin, sosialisasi, serta edukasi kepada masyarakat terus dilakukan agar pembukaan lahan tidak lagi menggunakan cara membakar.

Pemerintah Provinsi Jambi juga telah menyiapkan bantuan alat berat yang dapat dimanfaatkan kelompok tani untuk membuka lahan tanpa pembakaran.

Danrem meminta para camat dan kepala desa aktif menyosialisasikan program tersebut kepada masyarakat agar praktik pembukaan lahan dengan cara membakar dapat ditekan.

Di sisi lain, aparat masih menemukan adanya masyarakat yang diduga sengaja membakar lahan, terutama pada waktu-waktu menjelang malam ketika kondisi dianggap lebih sepi. Situasi itu membuat petugas harus bekerja lebih keras melakukan pemadaman.

Beberapa waktu lalu, petugas juga mendeteksi sejumlah titik api yang memerlukan penanganan melalui operasi water bombing.

Karena itu, seluruh unsur pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat diminta terus meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat sinergi agar kebakaran hutan dan lahan dapat dicegah sejak dini, khususnya di Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan wilayah Provinsi Jambi secara umum.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Menhan Sjafrie Kumpulkan Panglima TNI hingga Jaksa Agung, Kapolri dan Plt Jampidsus Tak Terlihat Hadir: Bahas Apa di Tengah Kasus Febrie Adriansyah?
Pasar Nauli Sengaja Dibakar? Wali Kota Sibolga Buka Suara
Kebakaran Hebat Hanguskan Sekitar 500 Kios di Pasar Sibolga Nauli, Kerugian Ditaksir Capai Rp10 Miliar
PTPN I Regional 1 Ungkap Dugaan Galian C Ilegal Berkedok Program Cetak Sawah di Lahan HGU Deli Serdang
Pengamat: Polri, Kejagung, dan TNI Jangan Terjebak Konflik, Koruptor Bisa Diuntungkan
Prabowo Panggil Menhan, Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung hingga Kepala BIN ke Istana, Ada Apa?
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru