Antrean BBM di Sumut Memanas, Bobby Nasution Ungkap Kendala Distribusi dan Pertamina Siapkan Solusi
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) memastikan gangguan antrean bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah stasiun pengisia
NASIONAL
JAKARTA - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi menilai media memiliki peran penting dalam mempercepat penanganan kasus yang melibatkan perempuan dan anak di Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Arifatul saat menerima audiensi pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di ruang kerjanya, Jakarta, Selasa (14/7/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Menteri PPPA mengapresiasi kontribusi media yang dinilai mampu membantu pemerintah mengetahui berbagai kasus yang terjadi di masyarakat melalui pemberitaan.Baca Juga:
Menurutnya, perkembangan teknologi digital membuat informasi mengenai peristiwa di berbagai daerah dapat diterima lebih cepat sehingga memudahkan kementeriannya melakukan koordinasi dan pendampingan terhadap korban.
"Dengan adanya pemberitaan di media, kami menjadi cepat berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait untuk melakukan penjangkauan. Namun, kami tetap harus berhati-hati karena kepentingan terbaik korban menjadi prioritas," ujar Arifatul.
Ia mengatakan, kolaborasi antara pemerintah dan insan pers diperlukan agar penanganan kasus perempuan dan anak dapat dilakukan secara tepat tanpa menimbulkan dampak tambahan bagi korban.
Arifatul juga menyambut baik keberadaan Komisi Pemberdayaan Wartawan Perempuan di PWI. Menurutnya, perspektif wartawan perempuan dapat memberikan pendekatan yang lebih sensitif dalam meliput kasus yang melibatkan korban perempuan.
Selain memperkuat kerja sama, Menteri PPPA juga mengingatkan pentingnya penerapan etika jurnalistik dalam pemberitaan kasus sensitif.
Ia meminta media berhati-hati dalam menyampaikan informasi, terutama terkait identitas korban dan data yang belum terverifikasi.
"Kami memang membutuhkan waktu untuk memberikan informasi sesuai dengan data di lapangan. Kami tidak ingin menyampaikan informasi yang tidak sesuai fakta," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Kemen PPPA menyatakan kesiapan untuk menjalin kerja sama dengan PWI melalui nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU).
Kerja sama tersebut nantinya diharapkan dapat memperkuat pemahaman mengenai kode etik jurnalistik serta meningkatkan kualitas pemberitaan terkait isu perempuan dan anak.
Menteri Arifatul berharap sinergi antara pemerintah dan media dapat menciptakan lingkungan pemberitaan yang lebih aman sekaligus membantu korban mendapatkan perlindungan yang diperlukan.
"Kalau kita memiliki sinergi yang kuat, kita bisa melakukan banyak hal untuk meminimalisir hal-hal yang tidak kita inginkan," tuturnya.* (dh)
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) memastikan gangguan antrean bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah stasiun pengisia
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengakui pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih menghadapi sejumlah k
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) memastikan proses hukum terhadap mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya tetap berja
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengungkap telah melakukan pemblokiran terhadap lebih dari 3 juta situs dan konten ya
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Kantor Staf Presiden (KSP) memastikan akan mendorong pemangkasan birokrasi yang dinilai menghambat percepatan program prioritas Pr
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumah anggota V Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Bobby Adhityo Rizaldi
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Sejumlah asosiasi pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyampaikan kelu
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa buka suara terkait temuan Indonesian Corruption Watch (ICW) mengenai dugaan penggel
EKONOMI
JAKARTA Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta pemerintah daerah (Pemda) memperkuat pasokan serta memastikan dist
EKONOMI
JAKARTA Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyebut Indonesia memiliki peluang besar menjadi episentrum baru peradaban modern dunia Isl
AGAMA