BREAKING NEWS
Rabu, 15 Juli 2026

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Istana, Bahas Apa?

Adelia Syafitri - Rabu, 15 Juli 2026 16:52 WIB
Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Istana, Bahas Apa?
Presiden Prabowo Subianto memanggil jajaran menteri Kabinet Merah Putih hingga kepala lembaga ke Istana Negara, Jakarta (foto: Binti Mufarida)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah anggota Kabinet Merah Putih untuk menghadiri rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/7/2026) sore. Agenda utama pertemuan tersebut membahas penguatan dan percepatan implementasi program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Sejumlah pejabat mulai berdatangan sekitar pukul 15.20 WIB. Di antaranya Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi, Menteri Desa Yandri Susanto, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Rini Widyantini.

Selain itu, hadir pula Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari, Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar, Direktur Utama Agrinas Joao Angelo De Sousa Mota, serta Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani.

Baca Juga:

Hasan Nasbi mengatakan rapat terbatas tersebut difokuskan pada pembahasan program Koperasi Desa Merah Putih. Namun, ia belum merinci materi yang akan dibahas dalam pertemuan tersebut.

"Agenda rapat hari ini membahas tentang Koperasi Desa Merah Putih. Untuk detail pembahasannya saya belum mengetahui secara lengkap," kata Hasan kepada wartawan.

Senada dengan Hasan, Menteri Desa Yandri Susanto menjelaskan bahwa pihaknya akan melaporkan perkembangan sosialisasi program Koperasi Desa Merah Putih kepada para kepala desa dan perangkat desa di berbagai daerah.

Menurut Yandri, Kementerian Desa telah menggandeng sepuluh asosiasi pemerintahan desa untuk memperkuat pemahaman mengenai manfaat program tersebut.

"Kami lebih fokus pada sosialisasi kepada kepala desa dan perangkat desa agar mereka memahami manfaat Koperasi Desa Merah Putih. Program ini menggunakan dana desa sehingga harus dikawal bersama agar benar-benar memberikan dampak bagi kesejahteraan masyarakat desa," ujar Yandri.

Program Koperasi Desa Merah Putih merupakan salah satu agenda strategis pemerintah yang diarahkan untuk memperkuat ekonomi desa melalui pengembangan koperasi sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Pemerintah berharap implementasi program tersebut mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi di tingkat desa.* (d/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
30 Ribu Koperasi Desa Merah Putih Sudah Terbentuk, Ini Target Pemerintah Selanjutnya
40 Ribu Koperasi Desa Merah Putih Ditargetkan Beroperasi Oktober 2026, Zulhas Ungkap Fokus Pemerintah
Harga Semen Melonjak hingga Rp90 Ribu di Asahan-Tanjungbalai, Pengamat Minta Pemerintah Turun Tangan
Kemhan Rombak Pelatihan Calon Manajer Kopdes, Bela Negara Kini Cuma 2 Pekan
TB Hasanuddin Soroti Anggaran Latsarmil, Biaya per Peserta Disebut Tembus Rp30 Juta
Wapres Gibran Keliling Indonesia Timur, Istana: Presiden Prabowo Mengetahui Seluruh Agenda
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru