Miris! Gadis 15 Tahun Jadi Korban Cabul Ayah Kandung , Terungkap Usai Berani Cerita ke Warga
BATU BARA, 16 Juli 2026 Kisah yang sangat menyayat hati sekaligus memicu kemarahan warga terungkap pada dini hari, Kamis (16/7/2026). Se
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebut masih banyak masyarakat yang belum mengetahui bahwa Indonesia telah mencapai swasembada pangan. Bahkan, menurutnya, sejumlah komoditas pangan nasional kini sudah mampu diekspor ke luar negeri.
Pernyataan itu disampaikan Amran saat memberikan kuliah umum bertajuk Swasembada Pangan di Auditorium Universitas Sumatera Utara (USU), Medan, Rabu (15/7/2026).
"Ternyata masih banyak yang belum tahu bahwa kita sudah swasembada, bahkan kita ekspor," ujar Amran kepada wartawan.Baca Juga:
Amran menilai masih beredarnya informasi yang menyebut Indonesia belum swasembada pangan merupakan data yang tidak sesuai dengan kondisi saat ini.
"Masih ada pihak-pihak tertentu yang menyampaikan Indonesia belum swasembada pangan dan beras. Padahal, sesuai Perpres Nomor 125 Tahun 2022, kita sudah swasembada," katanya.
Menurut Amran, Indonesia sudah tidak lagi mengimpor beras sejak 2025. Bahkan, beras medium disebut sudah mampu diekspor ke sejumlah negara.
"Beras tidak impor lagi, beras medium tidak impor, bahkan kita ekspor. Delapan komoditas sudah swasembada dan juga diekspor," ungkapnya.
Ia menjelaskan, materi tersebut juga disampaikan kepada para mahasiswa agar memiliki pemahaman yang benar mengenai kondisi ketahanan pangan nasional.
Berdasarkan data Badan Pangan Nasional (Bapanas), dari 11 komoditas pangan strategis, sebanyak delapan komoditas telah mencapai swasembada. Komoditas tersebut meliputi beras, jagung pakan, telur ayam, daging ayam, cabai rawit, cabai besar, bawang merah, serta gula konsumsi.
Sementara itu, tiga komoditas yang masih bergantung pada impor yakni bawang putih, kedelai, dan daging dengan total kebutuhan impor sekitar 3,5 juta ton.
Amran menambahkan, secara keseluruhan porsi impor pangan Indonesia saat ini hanya sekitar 5 persen. Angka tersebut masih berada di bawah batas maksimal 10 persen yang ditetapkan Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) sebagai indikator negara yang telah mencapai swasembada pangan.* (ds/dh)
BATU BARA, 16 Juli 2026 Kisah yang sangat menyayat hati sekaligus memicu kemarahan warga terungkap pada dini hari, Kamis (16/7/2026). Se
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) V, Bobby Adhityo Rizaldi, menjalani pemeriksaan selama lebih dari sembilan jam di Komisi
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap nilai kerugian negara dalam perkara dugaan korupsi pengelolaan pertambangan PT Asmin Koali
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Penyidik Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menyerahkan tiga tersangka bandar narkoba yang didug
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Politisi senior sekaligus deklarator Partai Demokrat Sumatera Utara (Sumut) M Yusuf Tambunan mendorong adanya pergantian Ketua DPD
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan terkait kasus dugaan pemerasan di lingkungan Pemerintah Kabup
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto memberikan waktu sekitar satu bulan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mengkaji berbagai alternati
NASIONAL
MEDAN Polda Sumatera Utara (Sumut) mengungkap dugaan penyebab gangguan pasokan bahan bakar minyak (BBM) yang sempat terjadi di sejumlah
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Roy Suryo meminta Pengadilan Negeri Jakarta Selatan membatalkan status tersangka dalam perkara dugaan manipulasi dokumen elektro
NASIONAL
JAKARTA Tim penyidik Polri mendatangi Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) menjelang pelimpahan perkara dugaan korupsi yang menjerat Don Ri
HUKUM DAN KRIMINAL