Anggaran Disunat Rp 69 Miliar, BNN Blak-blakan Tak Sanggup Sokong Program Prioritas Presiden
JAKARTA Badan Narkotika Nasional (BNN) RI mendapat pagu anggaran sebesar Rp1,44 triliun untuk tahun 2027. Angka tersebut turun Rp69,55 mil
NASIONAL
JAKARTA — Sejumlah anggota Komisi IX DPR RI mempertanyakan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diperoleh Badan Gizi Nasional (BGN) pada laporan keuangan tahun 2025. Dalam rapat bersama pimpinan BGN, anggota dewan menyoroti adanya perbedaan antara opini WTP dengan tingkat realisasi anggaran yang dinilai masih rendah.
Rapat yang berlangsung di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (17/7/2026), membahas laporan keuangan BGN pada masa kepemimpinan Dadan Hindayana. Sejumlah anggota DPR meminta penjelasan mengenai dasar pemberian opini WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Anggota Komisi IX DPR Muazzim Akbar bahkan mempertanyakan apakah predikat WTP tersebut sudah mencerminkan kinerja pengelolaan anggaran secara keseluruhan. Ia menyoroti realisasi anggaran BGN yang menurutnya belum maksimal.Baca Juga:
"Jangan-jangan WTP-nya dibikin-bikin," ujar Muazzim dalam rapat tersebut.
Menurut Muazzim, penghargaan opini WTP perlu dilihat secara menyeluruh, bukan hanya berdasarkan penyajian laporan keuangan. Ia meminta agar capaian penggunaan anggaran dan dampak program BGN terhadap masyarakat juga menjadi perhatian.
Selain Muazzim, anggota Komisi IX DPR Netty Prasetiyani juga meminta BGN tidak hanya berfokus pada predikat WTP, tetapi menunjukkan capaian program yang telah dirasakan masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan lembaga pemerintah tidak cukup hanya diukur melalui laporan keuangan, tetapi juga melalui hasil kerja dan manfaat yang diberikan kepada publik.
Sementara itu, anggota DPR Heru Tjahjono menyoroti adanya tunggakan pembayaran BGN tahun 2025 yang disebut mencapai sekitar Rp1,6 triliun. Ia meminta persoalan tersebut segera diselesaikan agar tidak menjadi beban pada tahun anggaran berikutnya.
"Kalau melihat laporan yang disampaikan, ada tunggakan, ada carry over, ada pembayaran yang harus dibayar tahun depan. Ini harus segera diselesaikan," ujarnya.
Anggota DPR lainnya, Yahya Zaini, turut mempertanyakan dasar BGN mendapatkan opini WTP apabila realisasi anggaran masih berada di kisaran 60 persen. Ia juga meminta penjelasan terkait sejumlah catatan dan temuan dalam pemeriksaan sebelumnya.
Menanggapi berbagai pertanyaan tersebut, Pelaksana Harian (Plh) Kepala BGN Agustina Arumsari mengatakan pihak yang paling tepat menjelaskan pemberian opini WTP adalah BPK sebagai lembaga pemeriksa keuangan negara.
Menurut Agustina, opini WTP bukan berarti tidak ada masalah sama sekali dalam laporan keuangan, melainkan menunjukkan bahwa penyajian laporan telah sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan.
"Namun mengenai opini WTP, yang paling tepat menjawab adalah BPK karena BPK yang memberikan opini," kata Agustina.
Ia menjelaskan bahwa setiap laporan keuangan tetap dapat memiliki catatan maupun temuan yang harus ditindaklanjuti. Sebagian temuan, kata dia, sudah mulai diselesaikan, sementara sebagian lainnya masih dalam proses pemantauan.
Agustina juga mengungkapkan adanya kejanggalan terkait pengajuan anggaran biaya tambahan (ABT) BGN pada 2025. Menurutnya, saat itu anggaran awal belum sepenuhnya terserap, tetapi pengajuan tambahan anggaran sudah dilakukan.
Akibatnya, realisasi anggaran BGN tahun 2025 disebut hanya mencapai sekitar 66 persen. Agustina menegaskan dirinya tidak dapat menjelaskan lebih jauh karena tidak berada dalam posisi tersebut saat periode kepemimpinan sebelumnya.* (k/dh)
JAKARTA Badan Narkotika Nasional (BNN) RI mendapat pagu anggaran sebesar Rp1,44 triliun untuk tahun 2027. Angka tersebut turun Rp69,55 mil
NASIONAL
JAKARTA DPR RI menyetujui tambahan anggaran sebesar Rp4,58 triliun untuk Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pada 2027. Tambahan anggaran t
NASIONAL
JAKARTA DPR RI menyetujui tambahan anggaran sebesar Rp4,58 triliun untuk Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pada 2027. Tambahan anggaran t
NASIONAL
BINJAI Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai menangkap dua orang yang diduga terlibat penyalahgunaan narkotika melalui program Undercover.
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam kembali turun pada perdagangan Rabu (2/9/2026). Harga emas Antam uku
EKONOMI
JAKARTA Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) menguat tipis terhadap rupiah pada perdagangan Rabu (2/9/2026) pagi. Mata uang Paman Sam be
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada perdagangan Rabu (2/9/2026) pagi. IHSG bergerak di level 6.600an setelah dibuka d
EKONOMI
JAKARTA Rektor Universitas Paramadina Prof. Didik J. Rachbini mendorong Nahdlatul Ulama (NU) menjadikan momentum pascaMuktamar sebagai ti
POLITIK
JAKARTA Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI Laksamana Muda TNI (Purn.) Soleman B. Ponto menilai Wakil Ketua Ombudsman Repub
NASIONAL
MEDAN Pusat Monitoring Politik dan Hukum Indonesia (PMPHI) Sumatera Utara mempertanyakan dugaan kebocoran air bersih dari jaringan pipa PD
PERISTIWA