BREAKING NEWS
Jumat, 04 September 2026

Pengembangan Kasus Suap Bupati Rejang Lebong, KPK Periksa Anggota DPRD Kota Bengkulu

Dharma - Jumat, 04 September 2026 11:10 WIB
Pengembangan Kasus Suap Bupati Rejang Lebong, KPK Periksa Anggota DPRD Kota Bengkulu
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Foto: KOMPAS/HARYANTI PUSPA SARI )
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memperdalam penyidikan terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu. Terbaru, penyidik lembaga antirasuah memanggil dan memeriksa seorang anggota DPRD Kota Bengkulu berinisial Bambang Hermanto (BH), Jumat (4/9/2026).

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa yang bersangkutan telah memenuhi panggilan penyidik dan hadir di Gedung Merah Putih KPK sejak pagi hari untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi.

"Penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi BH, selaku anggota DPRD Kota Bengkulu," ujar Budi. Kendati demikian, pihak KPK belum membeberkan secara rinci materi pemeriksaan yang didalami dari politisi lokal tersebut.

Baca Juga:

Perkara rasuah ini bermula dari operasi tangkap tangan dan pengembangan penyidikan yang menjerat Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari, sebagai tersangka utama. Thobari diduga kuat meminta fee dari para kontraktor dalam sejumlah proyek fisik di Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP).

Selain sang bupati, KPK sebelumnya telah menetapkan empat tersangka lainnya, yakni Kepala Dinas PUPRPKP Rejang Lebong Hary Eko Purnomo, serta tiga pihak swasta masing-masing Irsyad Satria Budiman (PT Statika Mitra Sarana), Edi Manggala (CV Manggala Utama), dan Youki Yusdianto (CV Alpagker Abadi).

Dalam perkembangannya, penyidikan kasus ini kian meluas, termasuk langkah KPK yang mulai membidik dugaan penyelewengan dalam proyek limbah kesehatan di Bengkulu. Pemeriksaan terhadap sejumlah saksi lintas sektor, termasuk unsur legislatif, dilakukan untuk mengurai aliran dana haram serta melengkapi berkas perkara para tersangka.* (in/dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
"Matikan Kamera Langsung Kena SP", BGN Perketat Pengawasan Petugas MBG Lewat Zoom - Sejumlah Kasus Keracunan Naik ke Penyidikan Polisi
P-APBD 2026 Disepakati, Bupati Fery Dorong Anggaran 2027 Fokus pada Pembangunan dan Pelayanan Publik
Bentrok dengan TNI di Kebun PT SAL, 3 Orang Rimba Jadi Tersangka dan 9 Orang Dipulangkan
Tiba di Kejagung Naik Mobil Taktis Lapis Baja, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Langsung Jalani Pemeriksaan TPPU
Naik Mobil Taktis Berlapis Baja, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jalani Pemeriksaan Kasus TPPU di Kejagung
Rapat Paripurna Berujung Bogem Mentah! Ketua DPRD Ende Diduga Pukul Ketua Fraksi Hanura
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru