Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Di sinilah letak persoalan yang perlu dikritisi secara serius.
Dalam negara hukum, keterlambatan administrasi tidak boleh berubah menjadi beban hukum bagi masyarakat sebelum ada pembuktian yang sah.
Keberadaan stok bijih timah di gudang bukanlah alat bukti tunggal untuk menyimpulkan telah terjadi tindak pidana.
Menyamakan stok yang belum terserap akibat hambatan administratif dengan barang hasil kejahatan merupakan penyederhanaan persoalan yang berbahaya.
Asas praduga tak bersalah bukan sekadar jargon dalam kitab undang-undang.
Prinsip tersebut merupakan fondasi negara hukum yang mengharuskan setiap dugaan diuji melalui proses penyelidikan, penyidikan, dan pembuktian di hadapan hukum.
Tanpa proses tersebut, setiap tuduhan hanya bersifat asumtif, bukan kebenaran hukum.
Lebih jauh lagi, narasi yang terburu-buru menggeneralisasi seluruh stok sebagai barang ilegal justru berpotensi menciptakan ketidakpastian hukum.
Padahal, kepastian hukum merupakan syarat utama bagi keberlangsungan investasi, dunia usaha, dan kepercayaan masyarakat terhadap negara.
Tidak dapat dipungkiri, negara memiliki kewajiban menindak setiap praktik pertambangan ilegal.
Tidak ada ruang kompromi terhadap pelanggaran hukum. Namun, penegakan hukum yang efektif tidak boleh kehilangan akurasi.
Aparat penegak hukum harus mampu membedakan antara aktivitas yang memang melanggar hukum dengan dampak yang muncul akibat tersendatnya proses administrasi pemerintahan.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.