Bupati Batu Bara Teken Hibah Lahan HGU untuk Pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu
BATU BARA Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Barang atas pelepasan sebagian lahan
NASIONAL
SIMALUNGUN— Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, melakukan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tuan Rondahaim di Pematang Raya, Kamis (23/10), guna memastikan pelayanan kesehatan di fasilitas milik pemerintah daerah tersebut berjalan optimal dan berpihak kepada masyarakat.
Dalam kunjungan yang didampingi sejumlah pimpinan perangkat daerah itu, Bupati meninjau langsung berbagai ruangan pelayanan mulai dari Unit Gawat Darurat (UGD), ruang rawat inap, hingga beberapa fasilitas penting lainnya.
Ia juga berdialog dengan tenaga medis serta menyapa para pasien yang sedang dirawat.Baca Juga:
Bupati Anton menegaskan pentingnya sikap tanggap dan cepat dalam menangani pasien, tanpa terhambat persoalan administrasi.
"Pastikan dulu warga dilayani kesehatannya, nanti berkasnya bisa menyusul," tegasnya kepada Direktur RSUD Tuan Rondahaim, dr. Maslina Sipayung, saat meninjau area pelayanan.
Ia juga mengingatkan agar seluruh peralatan medis, termasuk alat pemadam kebakaran mini, rutin diperiksa masa berlaku dan kondisi fungsinya untuk menghindari kendala teknis saat dibutuhkan.
Selain meninjau fasilitas, Bupati juga menyerahkan akta kelahiran dan dokumen kependudukan bagi bayi baru lahir di rumah sakit tersebut. Kegiatan itu dilakukan bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Simalungun, sebagai bentuk pelayanan terpadu antara sektor kesehatan dan administrasi kependudukan.
Salah satu penerima dokumen, Leni Susianti, ibu dari bayi bernama Ivannya Rosalia Dara Sinaga, mengungkapkan rasa haru dan terima kasihnya.
"Kami berterima kasih atas pelayanan yang diberikan. Semoga Bapak Bupati selalu sehat dan terus memperhatikan kami sebagai warga Simalungun," ujarnya.
Kepala Disdukcapil Simalungun, Tiarli Sinaga, menuturkan bahwa pihaknya telah menjalin kerja sama dengan empat rumah sakit dalam penerbitan dokumen kependudukan bagi masyarakat di lingkungan rumah sakit, termasuk akta kelahiran dan kartu keluarga bagi bayi baru lahir.
"Asalkan nama bayi sudah disiapkan, dokumen kependudukan bisa langsung diterbitkan di rumah sakit," jelasnya.
Adapun empat rumah sakit yang telah bekerja sama dengan Disdukcapil Simalungun yakni RSUD Tuan Rondahaim (Pematang Raya), RSUD Parapat (Kota Wisata Parapat Danau Toba), RSUD Perdagangan, dan RS Harapan (Pematangsiantar). Selain itu, kerja sama juga dijalin dengan sejumlah Puskesmas, seperti Puskesmas Pamatang Sidamanik, Marihat Bandar, Rambung Merah, Tiga Dolok, dan Hatonduhan.
BATU BARA Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Barang atas pelepasan sebagian lahan
NASIONAL
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa ijazah perguruan tinggi tidak lagi cukup untuk menjamin daya saing di
NASIONAL
JAKARTA Lembaga keuangan global J.P. Morgan Asset Management menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara paling tahan terhadap guncang
EKONOMI
ASAHAN Tiga remaja pelaku percobaan pemerasan dan pencurian dengan kekerasan (curas) di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Asahan berhasil d
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Seorang sopir angkot menjadi korban pembakaran oleh temannya sendiri di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Peristiwa tragis ini d
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Satgas Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mencegah 13 warga negara Indonesia (WNI) yang hendak berangkat ke Arab Saudi untuk me
NASIONAL
LONDON Menteri Luar Negeri Turki, Hakan Fidan, menyebut Israel kini menjadi ancaman langsung terhadap keamanan global di tengah eskalasi
INTERNASIONAL
JAKARTA Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dinilai menjadi salah satu kunci penting dalam mengatasi dampak jangka panjang stunting yang
KESEHATAN
PADANG Mahkamah Agung (MA) meminta pemerintah daerah di seluruh Indonesia lebih responsif dalam menyosialisasikan Kitab UndangUndang Huku
NASIONAL
ACEH TAMIANG Jalur pedestrian di kawasan hunian sementara (huntara) di Aceh Tamiang dilaporkan amblas. Menanggapi kondisi tersebut, pihak
NASIONAL