Harga Minyak Dunia Naik 2%, Trump Batal Kirim Utusan ke Pakistan
JAKARTA Harga minyak mentah dunia melonjak hingga lebih dari 2 seiring memanasnya tensi geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran. Kenai
INTERNASIONAL
MEDAN — Bencana banjir, banjir bandang, dan longsor yang melanda Sumatera Utara pada akhir November 2025 meninggalkan kerusakan signifikan pada berbagai aset infrastruktur.
Total estimasi kerugian mencapai sekitar Rp1,146 triliun, terutama di tiga sektor utama di bawah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sumut.
Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) PUPR Sumut, Fattah, menjelaskan, sektor yang terdampak mencakup Bina Marga (jalan), SDA (sungai dan irigasi), serta Cipta Karya (air bersih dan limbah).Baca Juga:
"Terdapat tiga sektor utama yang terdampak, jika ditotal, nilai kerugian aset mencapai sekitar Rp1,146 triliun," kata Fattah saat memberikan keterangan di Kantor Gubernur Sumut, Rabu (21/1/2026).
Sejak bencana melanda, Pemprov Sumut bergerak cepat menanggapi laporan masyarakat.
Tanggap darurat dilaksanakan untuk memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan dan risiko lanjutan dapat ditekan.
"Perintah Pak Gubernur sangat jelas, setiap laporan harus direspons cepat. Saat ini kita masuk ke tahap pemulihan," ujarnya.
Pemulihan infrastruktur pascabencana menjadi prioritas utama pada 2026.
Pemerintah provinsi berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten/kota dan pemerintah pusat, melalui program unggulan seperti PRTC dan PSD, untuk memperkuat ketahanan infrastruktur dan mengurangi risiko bencana.
"Penanganan tidak bisa dilakukan sendiri. Semua wilayah terdampak mendapat perhatian serius. Prinsipnya, tidak ada daerah yang ditinggalkan," tegas Fattah.
Beberapa daerah terdampak langsung, di antaranya Kabupaten Langkat, khususnya sentra komersial Kota Tanjung Pura, serta wilayah Kepulauan Nias.
Di sektor Bina Marga, tercatat 18 kabupaten terdampak dengan 19 titik kerusakan badan jalan dan retaining wall.
Kerusakan terparah terjadi di Jalan Sudirman, Kota Sibolga, sepanjang 1,56 kilometer, serta empat titik jembatan dengan total panjang 50 meter.
Pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp137 miliar untuk perbaikan Bina Marga.
"Data kerusakan kami miliki secara rinci. Jika dibutuhkan, kami siap menyampaikan data valid terkait lokasi dan panjang kerusakan," tambah Fattah.
Pemprov Sumut menargetkan pemulihan infrastruktur dapat tuntas secara bertahap, sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman.
"Tujuan akhirnya adalah mengembalikan kondisi infrastruktur sebagaimana mestinya," pungkas Fattah.*
(sp/ad)
JAKARTA Harga minyak mentah dunia melonjak hingga lebih dari 2 seiring memanasnya tensi geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran. Kenai
INTERNASIONAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) membantah kabar yang menyebut seorang balita di Cianjur, Jawa Barat, meninggal dunia akibat program Maka
NASIONAL
BEIRUT Kontingen United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) menggelar upacara penghormatan untuk mengenang gugurnya prajurit TNI, Ri
INTERNASIONAL
JAKARTA Sidang lanjutan kasus dugaan penculikan dan pembunuhan kepala cabang (kacab) bank berinisial MIP (37) memasuki agenda pemeriksaan
HUKUM DAN KRIMINAL
YOGYAKARTA Komisi Perlindungan Anak Indonesia meminta agar daycare Little Aresha ditutup permanen menyusul terungkapnya kasus dugaan keker
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah mengungkap kebutuhan investasi besar untuk pengembangan jaringan perkeretaapian nasional. Untuk membangun hingga 14.000
EKONOMI
JAKARTA Penurunan muka air Danau Toba menjadi perhatian serius. Data satelit altimetri menunjukkan penurunan sekitar 1,6 meter dalam perio
PERISTIWA
JAKARTA PT Toba Pulp Lestari Tbk (INRU) menghentikan operasional perusahaan setelah pemerintah mencabut Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hut
EKONOMI
LABUHANBATU SELATAN Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) menggelar prosesi adat upahupah atau tepung tawar bagi jamaah calo
AGAMA
TANJUNGBALAI Pemerintah Kota Tanjungbalai menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih Juara II Terbaik kategori penurunan tingka
PEMERINTAHAN