BREAKING NEWS
Jumat, 15 Mei 2026

Sinergi Pemko Tanjungbalai, BPS dan Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026: Data Akurat Jadi Kunci Kebijakan Tepat Sasaran

Muhammad Taufik - Selasa, 05 Mei 2026 08:30 WIB
Sinergi Pemko Tanjungbalai, BPS dan Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026: Data Akurat Jadi Kunci Kebijakan Tepat Sasaran
Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, didampingi Kepala BPS Tanjungbalai, Nizaruddin, dalam kegiatan sosialisasi Sensus Ekonomi 2026, di Aula Sutrisno Hadi, Kantor Wali Kota Tanjungbalai, Senin (4/5/2026). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TANJUNGBALAI Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai terus memperkuat sinergitas dan kolaborasi bersama Badan Pusat Statistik (BPS) serta para pelaku usaha dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026).

Upaya ini dinilai krusial untuk menghasilkan data akurat sebagai dasar kebijakan pembangunan ekonomi yang tepat sasaran.

Melalui kegiatan sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 yang digelar di Aula Sutrisno Hadi, Kantor Wali Kota Tanjungbalai, Senin (4/5/2026), seluruh pemangku kepentingan diajak berperan aktif dalam mendukung pendataan ekonomi yang berkualitas.

Baca Juga:

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, didampingi Kepala BPS Tanjungbalai, Nizaruddin.

Turut hadir unsur Forkopimda, para Asisten, Staf Ahli, pimpinan OPD, serta pelaku usaha di Kota Tanjungbalai.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menegaskan bahwa ketersediaan data yang lengkap, komprehensif, dan mutakhir sangat penting untuk menghadapi berbagai tantangan ekonomi daerah ke depan, khususnya dalam memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Keberadaan kita di sini bukan sekadar memenuhi undangan seremonial. Ini adalah wujud komitmen bersama dalam membangun fondasi ekonomi yang kuat, transparan, dan berkelanjutan di Kota Tanjungbalai," ujar Fadly.

Ia menjelaskan, melalui kegiatan "ngisi bareng", para pelaku usaha dapat langsung mengisi data usahanya dengan pendampingan petugas BPS.

Metode ini diharapkan mampu menghasilkan data yang lebih mudah, cepat, akurat, dan efisien.

"Kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi dan konsultasi agar data yang disampaikan benar-benar sesuai dengan kondisi usaha sebenarnya. Data inilah yang nantinya menjadi dasar penyusunan kebijakan dan arah pembangunan ekonomi daerah," tambahnya.


Fadly juga menekankan pentingnya kesadaran kolektif terhadap data sebagai fondasi pembangunan.

Menurutnya, gerakan sadar data merupakan bagian dari upaya bersama untuk membangun masa depan ekonomi daerah yang lebih baik.

"Kita harus menyadari, data yang akurat akan melahirkan kebijakan yang tepat, dan kebijakan yang tepat akan melahirkan kesejahteraan," tegasnya.

Di akhir sambutannya, ia mengimbau seluruh pelaku usaha untuk mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan informasi yang jujur dan lengkap kepada petugas.

"Terimalah petugas SE2026 dengan baik. Seluruh data yang diberikan dijamin kerahasiaannya sesuai ketentuan yang berlaku," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala BPS Tanjungbalai, Nizaruddin, menyampaikan bahwa hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi pijakan utama dalam merancang kebijakan ekonomi yang lebih tepat sasaran.

"Data yang terkumpul akan membantu pemerintah dalam merancang berbagai program, mulai dari akses pembiayaan, subsidi bunga, hingga pengembangan ekosistem usaha," jelasnya.

Ia menambahkan, data yang akurat juga berperan penting dalam mendorong pembangunan infrastruktur pasar, percepatan digitalisasi, serta efisiensi rantai pasok.

Selain itu, pemetaan sektor usaha akan membuka peluang kolaborasi antara pelaku UMKM dengan usaha skala besar.

Menurutnya, iklim usaha yang sehat hanya dapat terwujud melalui kebijakan berbasis data, termasuk dalam menciptakan persaingan usaha yang adil serta perlindungan terhadap UMKM.

"Semakin akurat data yang dikumpulkan, semakin tepat pula kebijakan yang dihasilkan," tutupnya.

BPS pun mengajak seluruh pelaku usaha di Kota Tanjungbalai untuk berpartisipasi aktif dalam Sensus Ekonomi 2026 guna mewujudkan pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bupati Batu Bara Dorong Kolaborasi Akademisi dan Alumni KPI untuk Pembangunan Daerah
Butuh Modal Usaha? KUR BNI 2026 Tawarkan Pinjaman Hingga Rp500 Juta, Cicilan 1-5 Tahun
Realisasi Proyek Hilirisasi Bukti Pembangunan Tidak Stagnan
Legenda Pulau Simardan di Tanjungbalai: Kisah Mardan yang Disebut Mirip Malin Kundang
Bobby Nasution Hadiri Pengukuhan Kepala LPS I, Tekankan Stabilitas Keuangan Sumut
Peringatan Hardiknas 2026 di Labusel, Bupati Fery: Pendidikan Kunci Kemajuan Bangsa
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru