BREAKING NEWS
Rabu, 13 Mei 2026

Pemkot Tanjungbalai Percepat Pembangunan Gerai KDMP/KKMP, Ini Targetnya

Muhammad Taufik - Selasa, 12 Mei 2026 20:46 WIB
Pemkot Tanjungbalai Percepat Pembangunan Gerai KDMP/KKMP, Ini Targetnya
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina memimpin langsung rapat koordinasi percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/KKMP) di ruang kerjanya, Selasa (12/5/2026). (foto: Pemkot Tanjungbalai)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TANJUNGBALAI Pemerintah Kota Tanjungbalai mempercepat pembangunan fisik gerai, pergudangan, serta kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/KKMP) sebagai bagian dari penguatan ekonomi berbasis desa dan kelurahan.

Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina memimpin langsung rapat koordinasi percepatan pembangunan tersebut di ruang kerjanya, Selasa (12/5/2026).

Rapat turut dihadiri unsur Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi dan UMKM, TNI melalui Kodim 0208/AS, serta para camat se-Kota Tanjungbalai.

Baca Juga:

Agenda rapat difokuskan pada percepatan pembangunan fisik gerai serta penataan aset daerah yang akan dimanfaatkan sebagai basis pengembangan koperasi.

Program ini merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan gerai dan pergudangan koperasi, serta Surat Edaran Menteri Dalam Negeri terkait pemanfaatan Barang Milik Daerah (BMD) dan aset desa.

Dalam paparannya, Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi dan UMKM menyebut terdapat 31 koperasi desa dan kelurahan yang telah berbadan hukum.

Dari jumlah tersebut, delapan lokasi saat ini telah memasuki tahap pembangunan fisik gerai yang tersebar di Kecamatan Datuk Bandar, Datuk Bandar Timur, Sei Tualang Raso, dan Teluk Nibung.

Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina menegaskan bahwa percepatan pembangunan ini merupakan langkah penting dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat di tingkat lokal.

Ia menekankan perlunya sinergi lintas sektor agar program berjalan sesuai regulasi dan tepat sasaran.

"Sinergi antara pemerintah daerah, unsur pengamanan, dan perangkat hukum sangat penting agar proses pengadaan lahan dan pembangunan berjalan tertib administrasi," ujar Fadly.

Ia juga mengakui masih terdapat sejumlah kendala di lapangan, terutama terkait kebutuhan biaya pematangan lahan (cut and fill) serta pengadaan lahan baru di beberapa titik strategis.

Pemerintah kota, kata Fadly, berkomitmen memfasilitasi perizinan, memastikan kesiapan lahan, serta mengalokasikan dukungan anggaran sesuai kewenangan daerah.

Selain itu, ia meminta camat dan unsur TNI di tingkat kewilayahan untuk memperkuat koordinasi dalam pendataan potensi ekonomi lokal serta penyusunan proposal bisnis KDMP/KKMP agar koperasi dapat berjalan lebih produktif dan berkelanjutan.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Sekda Aceh Lantik Pejabat Baru, Gubernur Tekankan Birokrasi Harus Lebih Responsif dan Profesional
Harga Minyakita di Medan Tembus Rp22 Ribu! DPRD Desak Pemko Sidak Pasar
Camat Medan Polonia Turun Tangan, Sengketa Akses Jalan Pekong Dimediasi
Kolaborasi Pemko dan PWPM Dorong Medan Jadi Destinasi Wisata Unggulan
Prabowo Panggil AHY hingga Rosan, Ini yang Dibahas
Wagub Sumut Surya Tinjau UPTD BIAPAL Sergai, Sektor Perikanan Dibidik Dongkrak PAD
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru