Bupati Batu Bara, Baharuddin Siagian pada malam penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XIX Tingkat Kabupaten Batu Bara, di Lapangan Indrasakti, Kecamatan Air Putih, Sabtu malam (16/5/2026). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
BATU BARA — Ribuan masyarakat memadati Lapangan Indrasakti, Kecamatan Air Putih, pada malam penutupan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-XIX Tingkat Kabupaten Batu Bara, Sabtu malam (16/5/2026).
Suasana religius dan penuh semangat menyelimuti acara penutupan yang secara resmi ditutup oleh Bupati Batu Bara, Baharuddin Siagian.
Kegiatan tahunan bernuansa Islami tersebut berlangsung meriah dengan antusiasme masyarakat dari berbagai kecamatan yang hadir untuk menyaksikan malam puncak MTQ sekaligus pengumuman para juara terbaik dari seluruh cabang perlombaan.
Turut hadir dalam kegiatan itu Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal, Wakil Ketua DPRD Batu Bara Rodial, unsur Forkopimda, Pj Sekretaris Daerah Rusian Heri, para kepala OPD, Ketua TP PKK Kabupaten Batu Bara Ny. Henny Heridawaty Baharuddin, Staf Ahli TP PKK Ny. Leli Syafrizal, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Baharuddin menegaskan bahwa MTQ bukan hanya sekadar perlombaan membaca Al-Qur'an, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat syiar Islam dan menanamkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan masyarakat.
"MTQ ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi bagaimana kita bersama-sama memuliakan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup umat Islam. Saya ingin masyarakat Batu Bara semakin kompak dalam mendukung syiar Islam," ujar Baharuddin disambut tepuk tangan masyarakat.
Bupati juga menyampaikan komitmennya bersama Wakil Bupati Syafrizal dalam membangun pemerintahan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Ia menegaskan pengisian jabatan di lingkungan Pemkab Batu Bara dilakukan tanpa praktik transaksional dan mengutamakan aparatur yang loyal serta berintegritas.
Selain itu, Baharuddin turut menyinggung kondisi keuangan daerah yang masih menghadapi tantangan, termasuk beban anggaran hingga beberapa tahun ke depan.
Meski demikian, ia memastikan pembangunan infrastruktur, khususnya perbaikan jalan rusak, tetap menjadi prioritas pemerintah daerah secara bertahap.
"Untuk kemaslahatan masyarakat Batu Bara, kami tidak akan mundur. Sinergi dengan pemerintah pusat terus kami tingkatkan demi percepatan pembangunan daerah," tegasnya.