Pemerintah Kota Tanjungbalai melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Perpustakaan bersama para camat dan lurah se-Kota Tanjungbalai, Senin (25/5/2026). (foto: Pemko Tanjungbalai)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Kegiatan ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat budaya membaca dan meningkatkan literasi masyarakat sebagai bagian dari upaya pembangunan sumber daya manusia (SDM).
Rakor yang berlangsung di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungbalai tersebut bertujuan membangun sinergi antara pemerintah kota, kecamatan, kelurahan hingga kepala lingkungan dalam mengoptimalkan pengelolaan dan pemanfaatan perpustakaan di tingkat kelurahan.
Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, mengatakan penguatan literasi merupakan bagian penting dalam mewujudkan Visi Tanjungbalai EMAS, khususnya pada aspek "Maju" yang berorientasi pada peningkatan kualitas SDM.
Menurutnya, pembangunan pendidikan dan pengetahuan tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Pendidikan, tetapi juga memerlukan peran aktif Dinas Perpustakaan dan Arsip melalui berbagai program literasi yang menyentuh langsung masyarakat.
"Yang ingin kita capai adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan pengetahuan. Dinas Perpustakaan memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan wawasan masyarakat melalui berbagai program literasi," kata Fadly dalam arahannya.
Ia menegaskan bahwa perpustakaan tidak boleh lagi dipandang sekadar sebagai tempat penyimpanan buku atau etalase koleksi bacaan.
Perpustakaan, kata dia, harus mampu bertransformasi menjadi pusat pembelajaran masyarakat yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
"Perpustakaan harus menjadi garda terdepan dalam pengembangan dan peningkatan kualitas SDM. Karena itu, pengelolaan dan pemanfaatannya harus terus ditingkatkan," ujarnya.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah memperluas gerakan gemar membaca dan meningkatkan literasi masyarakat hingga ke tingkat lingkungan.
Untuk mendukung program tersebut, ia meminta seluruh camat dan lurah aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui berbagai media informasi, termasuk pemasangan spanduk, baliho, banner, maupun pendekatan langsung melalui kepala lingkungan.