BREAKING NEWS
Senin, 25 Mei 2026

Blackout Sumatera Utara Pulih 100 Persen, Bobby Nasution Minta Evaluasi Dampak Ekonomi

Adelia Syafitri - Senin, 25 Mei 2026 17:56 WIB
Blackout Sumatera Utara Pulih 100 Persen, Bobby Nasution Minta Evaluasi Dampak Ekonomi
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution. (foto: Bobby Nasution/fb)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN - Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution memastikan kondisi kelistrikan di wilayah Sumatera bagian utara telah kembali normal sepenuhnya setelah sebelumnya mengalami pemadaman listrik massal (blackout) pada 22 Mei 2026.

"Sudah 100 persen kembali normal. Ini yang disampaikan PLN kepada kami pemerintah provinsi," kata Bobby di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 25 Mei 2026.

Bobby menjelaskan, proses pemulihan sempat memerlukan waktu beberapa jam sesuai estimasi yang disampaikan PLN. Namun, seluruh jaringan kini telah pulih dan kembali beroperasi normal.

Baca Juga:

Selama masa gangguan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama Forkopimda serta unsur TNI/Polri disebut telah menyiapkan sejumlah langkah darurat, termasuk penyediaan titik pengisian daya listrik (electrical point) dengan dukungan genset di beberapa lokasi strategis.

"Karena listrik padam, sinyal juga terganggu. Jadi kita siapkan electrical point agar masyarakat tetap bisa berkomunikasi," ujarnya.

Meski demikian, Bobby mengakui blackout tersebut menimbulkan dampak ekonomi di sejumlah sektor, termasuk peternakan dan perikanan yang bergantung pada fasilitas pendingin (cold storage).

Pemerintah, kata dia, akan melakukan pemetaan kerugian secara menyeluruh.

"Kita akan lihat dampaknya sejauh mana. Apakah bisa ditangani pemerintah provinsi atau perlu koordinasi dengan pemerintah pusat," kata Bobby.

Ia juga menegaskan, layanan publik prioritas seperti rumah sakit dan fasilitas vital lainnya menjadi fokus utama selama proses pemulihan berlangsung agar tidak mengalami gangguan lanjutan.

"Yang paling penting layanan dasar tetap berjalan. Sektor ekonomi juga kita minta tetap dijaga semaksimal mungkin," ujarnya.

Sebelumnya, blackout di Sumatera bagian utara terjadi pada 22 Mei 2026 dan berdampak luas pada aktivitas masyarakat, termasuk layanan komunikasi, usaha kecil, hingga industri.*

(km/ad)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pemko Medan Terima Sapi Kurban Presiden Prabowo Seberat 1 Ton, Siap Disembelih di Belawan
Blackout 27 Jam di Sumbagut Picu Kerugian Ekonomi dan Korban Jiwa, Publik Desak PLN Bertanggung Jawab
Pemko Tanjungbalai Gelar Perpisahan untuk Asisten Administrasi dan Umum, Plh Wali Kota Sampaikan Apresiasi
2.886 Pohon Ditebang untuk Proyek BRT Mebidang, Rico Waas: Akan Diganti dengan 61 Ribu Pohon
Kunjungi Pelaku UMKM di Teluk Nibung, Fadly Abdina Dorong Produk Lokal Tanjungbalai Tembus Pasar Nasional
Balai GASKAN Gelar Diskusi Lingkungan, Fadly Abdina Tantang Pemuda Tanjungbalai Jadi Garda Terdepan Selamatkan Lingkungan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru