BREAKING NEWS
Kamis, 23 April 2026

Mensos Laporkan Progres Sekolah Rakyat ke Presiden Prabowo

- Minggu, 07 September 2025 09:24 WIB
Mensos Laporkan Progres Sekolah Rakyat ke Presiden Prabowo
Mensos Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bersama Wamensos Agus Jabo Priyono, saat menyampaikan laporan progres pelaksanaan Sekolah Rakyat kepada Presiden RI Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, Sabtu (6/9/2025). (foto: Dok. Humas Kemensos)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, menyampaikan laporan perkembangan Program Sekolah Rakyat langsung kepada Presiden RI Prabowo Subianto di kediaman pribadi Presiden di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (6/9/2025).

Gus Ipul menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden terkait penguatan sistem dan keberlanjutan Sekolah Rakyat yang telah dirintis sejak awal tahun.

"Alhamdulillah hari ini saya bersama tim inti Kementerian Sosial bisa menyampaikan laporan rinci tentang penyelenggaraan Sekolah Rakyat, termasuk perkembangan dan tantangan yang dihadapi selama proses berjalan," ujar Gus Ipul.

Presiden Prabowo, kata Gus Ipul, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam mendukung pelaksanaan Sekolah Rakyat, sekaligus memberikan arahan agar ke depan perencanaan program lebih terstruktur dan matang.

"Beliau memberikan arahan-arahan penting agar ke depan perencanaannya lebih matang," tambahnya.

Gus Ipul menegaskan bahwa Kementerian Sosial berkomitmen untuk segera meluncurkan Sekolah Rakyat secara resmi setelah seluruh aspek teknis, administratif, dan kelembagaan disiapkan dengan baik.

Sementara itu, Ketua Tim Formatur Sekolah Rakyat, Prof Mohammad Nuh, menambahkan bahwa program ini kini telah memasuki tahap implementasi nyata, setelah sebelumnya berada di fase perumusan gagasan.

"Kalau kemarin kita masih merumuskan ide dan gagasan, sekarang ini real pelaksanaannya. Kami melihat tim Kemensos dan jejaringnya all out untuk merealisasikan program ini dengan sangat baik," ujar mantan Mendikbud RI itu.

Prof Nuh menekankan pentingnya penerapan tiga prinsip utama dalam pelaksanaan Sekolah Rakyat agar program ini benar-benar berdampak dan berkelanjutan:

1. Terukur

Program harus memiliki indikator keberhasilan yang jelas, bisa dievaluasi secara sistematis, dan menunjukkan hasil secara obyektif.

2. Terjangkau

Perencanaan harus realistis dan mampu diakses oleh masyarakat luas, khususnya kelompok yang paling membutuhkan pendidikan alternatif.

3. Akuntabel

Setiap hasil pelaksanaan wajib dilaporkan secara transparan kepada publik sebagai bentuk pertanggungjawaban atas penggunaan anggaran dan pencapaian target.

"Ukuran-ukuran keberhasilan akan mulai terlihat dalam tiga bulan ke depan atau satu semester pertama, dan akan diumumkan secara terbuka," jelas Prof Nuh.

Dalam kunjungan ke Hambalang tersebut, Gus Ipul turut didampingi oleh Wakil Menteri Sosial Agus Jabo dan Sekretaris Jenderal Kemensos Robben Rico, yang juga terlibat langsung dalam pengawasan implementasi awal Sekolah Rakyat.

Kementerian Sosial menyatakan bahwa program ini merupakan bentuk intervensi strategis negara dalam memberikan akses pendidikan informal yang inklusif dan memberdayakan, khususnya bagi anak-anak dan keluarga rentan di daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar).

Program Sekolah Rakyat diharapkan menjadi pendorong mobilitas sosial baru di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat semangat gotong royong, literasi sosial, dan kepedulian antargenerasi.*

(at/a008)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru