BREAKING NEWS
Rabu, 02 September 2026

Pascabanjir Aceh, Pendidikan Harus Dipulihkan dengan Kebijakan Luar Biasa

T.Jamaluddin - Sabtu, 20 Desember 2025 07:37 WIB
Pascabanjir Aceh, Pendidikan Harus Dipulihkan dengan Kebijakan Luar Biasa
Ketua Majelis Dikdasmen- PNF Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Didik Suhardi, Ph.D, beserta rombongan Kemendikdasmen saat kunjungan di Subulussalam, Jumat (19 Desember 2025). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Iskandar menegaskan, keterlambatan pemulihan pendidikan berisiko menimbulkan kerugian strategis jangka panjang.

Hilangnya waktu belajar, gangguan psikososial, dan meningkatnya risiko putus sekolah harus diantisipasi melalui langkah cepat, terukur, dan koordinasi lintas sektor.

"Setiap hari keterhentian pembelajaran adalah kerugian strategis bagi masa depan anak-anak Aceh. Pemulihan pendidikan harus menjadi prioritas kebijakan," tegasnya.

Pemulihan pendidikan pascabencana bukan sekadar urusan teknis, tetapi investasi jangka panjang bagi ketahanan Aceh.

Keberanian mengambil kebijakan luar biasa hari ini akan menentukan kualitas generasi dan daya tahan daerah di masa mendatang.

"Ketika pendidikan dapat dipulihkan dengan cepat dan tepat, pemulihan masyarakat akan berjalan lebih kuat dan berkelanjutan. Menjaga keberlangsungan pendidikan berarti menjaga masa depan Aceh," pungkas Iskandar.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Natal Penuh Kehangatan, Kapolda Sumut dan Bhayangkari Hadir untuk Korban Banjir dan Longsor di Humbang Hasundutan
Polri dan PLN Gotong Royong Pulihkan Fasilitas Kesehatan Pascabencana di Aceh
Prakiraan Cuaca Aceh Hari Ini, Sabtu 20 Desember 2025: Sebagian Besar Wilayah Hujan Ringan
Lautan Kayu Hanyut di Sungai Garoga, Desa Sibiobio Porak-Poranda
Logika Terbalik Negara dan Hilangnya Akal Sehat dalam Kebijakan Kemanusiaan
Bantuan Rp1 Miliar Malaysia untuk Aceh, Tito Karnavian Jelaskan Maksud Pernyataannya
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru