SERANG – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Cesium-137 (Cs-137) melakukan langkah dekontaminasi di lima titik tercemar radioaktif di luar Kawasan Industri Modern Cikande, Kabupaten Serang, Banten.
Pengecoran atau penyemenan ini dilakukan sebagai bagian dari proses pemulihan lingkungan.
Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq, mengatakan dari 12 titik yang terpapar di luar kawasan industri, tujuh telah ditangani, dengan lima di antaranya disegel secara teknis sesuai arahan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten).
"Untuk area yang tidak bisa diambil karena terlalu dalam, akan disementing sesuai rekomendasi Bapeten," ujar Hanif, Minggu (2/11/2025).
Langkah ini dilakukan meski dosis radiasi di lokasi tersebut sudah berada di bawah 2,5 mikrosievert.
Area dengan volume material sekitar 10 ribu meter kubik sementara dipasang pagar seng sebagai pengaman, guna membatasi mobilitas warga selama proses dekontaminasi.
Hanif memastikan seluruh prosedur yang diterapkan Satgas mengikuti standar keselamatan radiasi dan protokol lintas-instansi.
Warga pun diminta tetap tenang, mematuhi arahan petugas, dan berkoordinasi terkait akses barang pribadi selama masa relokasi.
Proses dekontaminasi ditargetkan rampung dalam dua hingga tiga pekan.
"Mohon tetap bersabar dan terus berkoordinasi dengan petugas. Insya Allah tahapan dekontaminasi dan pemulihan di kampung ini selesai dalam 2-3 minggu dari sekarang," imbuh Hanif.
Sebelumnya, Jumat (31/10/2025), Hanif menyampaikan bahwa Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) mempercepat pemulihan kawasan terdampak melalui Satgas Penanganan Bahaya Radiasi Cs-137.
Sebanyak 27 keluarga telah direlokasi ke dua lokasi di Desa Sukatani untuk keselamatan, sambil tetap mendapatkan layanan dasar.