DELI SERDANG – Dampak banjir dan longsor di Kabupaten Deli Serdang perlahan mulai surut, namun sembilan kecamatan masih tercatat terdampak hingga Minggu (30/11/2025).
Berdasarkan data Command Center Pemkab Deli Serdang, tujuh kecamatan masih mengalami banjir sementara dua kecamatan terdampak longsor.
Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Kominfostan), Anwar Sadat Siregar SE MSi, menyampaikan bahwa total wilayah terdampak sebelumnya mencapai 17 kecamatan, namun kini sebagian besar telah berangsur pulih.
"Tujuh kecamatan masih terdampak banjir meliputi Percut Sei Tuan, Sunggal, Hamparan Perak, Labuhan Deli, Batang Kuis, Tanjung Morawa, dan Pantai Labu. Sedangkan longsor terjadi di STM Hilir dan Sibolangit," ujar Anwar Sadat.
Di STM Hilir, material longsor menutupi jalan penghubung Desa Penungkiren menuju Rambai, sementara di Sibolangit, jalan Desa Suka Maju masih belum bisa dilalui.
Meski begitu, posko bencana tetap diaktifkan di masing-masing kantor kecamatan untuk monitoring dan distribusi bantuan.
Fokus pemerintah saat ini adalah memastikan kebutuhan dapur umum, air bersih, dan layanan kesehatan terpenuhi.
Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, menegaskan bahwa tahap penanganan pascabanjir menjadi prioritas, termasuk persiapan rehabilitasi infrastruktur agar kondisi kembali normal.
Jumlah pengungsi yang masih berada di posko mencapai 7.989 orang, tersebar di lima kecamatan.
Kecamatan Percut Sei Tuan menampung 3.957 pengungsi, Labuhan Deli 2.345 orang, Tanjung Morawa 495 orang, dan Pantai Labu 1.191 orang.
Kebutuhan logistik bagi warga terdampak pun terus disalurkan. Misalnya, Kecamatan Percut Sei Tuan membutuhkan 1.850 kg beras, 385 papan telur, 255 liter minyak goreng, dan 340 kotak mie instan.
Di Hamparan Perak dibutuhkan 2.960 kg beras, 90 papan telur, 237 liter minyak goreng, serta 77 kotak mie instan. Kecamatan lainnya juga menerima bantuan sesuai kebutuhan masing-masing.
Anwar Sadat menyampaikan apresiasi kepada petugas desa, kecamatan, dan relawan yang telah berkontribusi dalam penanganan bencana.
"Penyaluran bantuan akan terus dilakukan hingga semua warga terdampak kembali pulih," kata Plt Kadis Kominfostan.*