Mahfud MD Bela Saiful Mujani soal Dugaan Makar, Pertanyakan Unsur Penghasutan: “Di Mana Makarnya?”
JAKARTA Mantan Menko Polhukam Mahfud MD angkat bicara terkait laporan dugaan makar dan penghasutan yang dilayangkan terhadap Guru Besar Il
POLITIK
JAKARTA -Kecerdasan buatan (AI) kini menjadi elemen kunci dalam transformasi digital global, tetapi bagi sektor pemerintahan, keberhasilan bukan diukur dari kecepatan adopsinya, melainkan dari ketepatan penggunaannya untuk menjawab kebutuhan publik.
OECD melalui laporan terbarunya bertajuk Governing with Artificial Intelligence: The State of Play and Way Forward in Core Government Functions yang dirilis pada September 2025 menyoroti bahwa banyak inisiatif AI di pemerintahan berhenti pada tahap proyek percontohan tanpa berlanjut ke kebijakan operasional.
Laporan tersebut menegaskan, tantangan terbesar bukan pada percepatan, tetapi pada ketepatgunaan AI agar benar-benar bermanfaat, adil, dan berkelanjutan bagi masyarakat.Baca Juga:
OECD meninjau lebih dari 200 kasus penggunaan AI di 11 fungsi inti pemerintahan, dengan temuan bahwa penerapan AI paling banyak digunakan untuk layanan publik, administrasi peradilan, dan partisipasi warga.
Namun, bidang penting seperti evaluasi kebijakan, perpajakan, dan reformasi birokrasi justru masih tertinggal dalam penerapan AI.
Laporan itu juga menyoroti risiko serius dari penggunaan AI di pemerintahan, seperti bias algoritma, pelanggaran hak asasi manusia, dan menurunnya transparansi publik.
Oleh karena itu, OECD menegaskan pentingnya tata kelola AI yang etis, inklusif, dan tepercaya agar teknologi ini memperkuat legitimasi pemerintahan, bukan sebaliknya.
Indonesia sendiri memiliki dasar yang kuat dengan adanya Strategi Nasional Kecerdasan Artifisial (Stranas KA) 2020–2045 yang menetapkan lima sektor prioritas, yakni kesehatan, reformasi birokrasi, pendidikan, ketahanan pangan, serta mobilitas dan kota pintar.
Selain itu, Indonesia juga menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang menyelesaikan Readiness Assessment Methodology (RAM) bersama UNESCO untuk menilai kesiapan tata kelola AI nasional.
Salah satu hasil konkret dari strategi tersebut adalah pembentukan Kolaborasi Riset dan Inovasi Kecerdasan Artifisial (KORIKA) pada 2021, yang berperan sebagai orkestrator kolaborasi antara pemerintah, swasta, akademisi, dan komunitas.
Kehadiran KORIKA diharapkan dapat memastikan inovasi AI tidak berhenti pada riset, tetapi diterapkan langsung dalam tata kelola dan pelayanan publik.
Beberapa proyek AI di Indonesia sudah mulai berjalan, seperti sistem pengenalan wajah di bandara, optimalisasi pemeriksaan pajak, serta prediksi curah hujan berbasis data.
JAKARTA Mantan Menko Polhukam Mahfud MD angkat bicara terkait laporan dugaan makar dan penghasutan yang dilayangkan terhadap Guru Besar Il
POLITIK
WASHINGTON Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengonfirmasi bahwa pelaku penembakan yang terjadi saat acara makan malam koresponden di
INTERNASIONAL
YOGYAKARTA Kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha, Sorosutan, Umbulharjo, Yogyakarta, terus menuai sorotan publik. Wakil K
HUKUM DAN KRIMINAL
YOGYAKARTA Polresta Yogyakarta menetapkan 13 orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan perlakuan tidak manusiawi terhadap anakanak di
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumatera Utara) meraih penghargaan Creative Financing dari Kementerian Dalam Negeri (Kementeri
PEMERINTAHAN
JAKARTA DPR RI mendorong proses rekrutmen siswa Sekolah Rakyat tidak hanya dilakukan dengan metode jemput bola, tetapi juga harus berbas
PEMERINTAHAN
JAKARTA Harga sejumlah bahan pangan di tingkat pedagang eceran terpantau bergerak beragam pada Minggu (26/4/2026), dengan telur ayam ras
EKONOMI
JAKARTA Badan Pangan Nasional (Badan Pangan Nasional) meminta pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan lebih ketat dan te
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memastikan kualitas rumput Stadion Utama Sumut akan membaik sebelum pelaksanaan Piala AFF U19
OLAHRAGA
JAKARTA Bursa Efek Indonesia (BEI) menjatuhkan sebanyak 845 sanksi kepada 494 perusahaan tercatat (emiten) sepanjang tiga bulan pertama
EKONOMI