Enam Tahun Buron! Harun Masiku Belum Juga Ditemukan, KPK Buka Suara
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa upaya pencarian terhadap buronan kasus dugaan suap Harun Masiku masih terus
HUKUM DAN KRIMINAL
MALUT - Alat tangkap ikan tradisional huhate asal Maluku Utara (Malut) resmi tercatat sebagai Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) oleh Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).
Penetapan ini dilakukan melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), khususnya dalam kategori pengetahuan tradisional.
Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Malut, Budi Argap Situngkir, pada Sabtu (6/9/2025) di Ternate.
"Huhate masuk kategori pengetahuan tradisional oleh DJKI, dan pencatatan ini merupakan langkah penting dalam memberikan perlindungan hukum terhadap warisan budaya lokal," ujar Budi.
? Apa Itu Huhate?
Huhate adalah alat penangkap ikan tradisional berbahan dasar bambu dan tali. Alat ini dikenal ramah lingkungan karena tidak merusak ekosistem laut, seperti terumbu karang dan habitat ikan lainnya. Dalam penggunaannya, ikan-ikan kecil yang masih hidup dijadikan umpan dan ditebar di sekitar kapal untuk menarik perhatian ikan-ikan besar.
"Dengan cara ini, nelayan bisa menangkap banyak ikan tanpa merusak lingkungan laut," tambahnya.
? Pentingnya Pencatatan Huhate
Menurut Budi, pencatatan huhate sebagai pengetahuan tradisional tidak hanya bertujuan untuk melindungi dari eksploitasi pihak luar, tetapi juga menjadi simbol identitas budaya masyarakat Maluku Utara.
"Huhate bukan sekadar alat penangkap ikan, tetapi juga wujud kearifan lokal yang mencerminkan keharmonisan antara manusia dan alam laut," jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen di Maluku Utara — mulai dari pemerintah daerah, masyarakat adat, akademisi, hingga pelaku usaha — untuk bersinergi mencatat dan melindungi kekayaan intelektual komunal lainnya yang masih belum terdokumentasi.
"Maluku Utara punya banyak potensi kekayaan budaya, dari pengetahuan tradisional, ekspresi budaya, hingga indikasi geografis. Semua ini harus kita jaga bersama," tegasnya.
? Simbol Kearifan Lokal
Pencatatan ini diharapkan membuka jalan bagi promosi huhate secara lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional. Selain itu, keberadaan huhate yang kini diakui secara resmi juga berpotensi meningkatkan kesejahteraan nelayan dan pelaku ekonomi lokal, serta memperkuat identitas Malut sebagai daerah maritim yang kaya akan tradisi.*
(bs/j006)
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa upaya pencarian terhadap buronan kasus dugaan suap Harun Masiku masih terus
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan proses ekstradisi tersangka kasus korupsi eKTP, Paulus Tannos, masih terus berjal
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyerahkan hasil kajian terkait tata kelola program prioritas pemerintah Makan Bergizi
HUKUM DAN KRIMINAL
BEKASI Seorang sopir mobil operasional berstiker Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Wawan Supandi (56), ditangkap polisi setelah me
HUKUM DAN KRIMINAL
CIBINONG Mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri, Ferdy Sambo, dikabarkan tengah mengikuti program pendidikan m
HUKUM DAN KRIMINAL
ASAHAN Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan menangkap seorang kurir narkoba berinisial SA (36) yang kedapatan membawa 10 kilogram sabu d
HUKUM DAN KRIMINAL
LABUSEL Bupati Labuhanbatu Selatan Fery Sahputra Simatupang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat toleransi dan semangat k
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemulihan infrastruktur di tiga provinsi terdampak bencana hidrometeorologiAceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Baratterus menun
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mempercepat program peningkatan status Puskesmas menjadi fasilitas rawat inap d
KESEHATAN
TAPTENG Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam upaya menata kembali ekosistem wila
PEMERINTAHAN