Kejagung Sita 104,4 Ton Timah Milik Terpidana Aon, Negara Bersiap Lelang Aset
JAKARTA Kejaksaan Agung menyita lebih dari 104 ton komoditas timah milik terpidana Tamron alias Aon dalam perkara korupsi dan tindak pid
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA – Miftah Maulana Habiburahman, yang lebih dikenal dengan Gus Miftah, secara resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan. Keputusan ini diumumkan oleh Gus Miftah dalam sebuah tayangan live , setelah sebelumnya ramai diperbincangkan video yang menunjukkan dirinya merendahkan penjual es teh.
Dalam pernyataannya, Gus Miftah mengungkapkan bahwa keputusan untuk mundur tidak datang karena adanya tekanan dari pihak manapun. “Keputusan ini saya ambil setelah berdoa, bermuhasabah, dan istikharah. Ini adalah keputusan yang saya ambil murni dari hati saya karena rasa cinta dan hormat saya yang mendalam kepada Presiden Prabowo Subianto,” ungkapnya.
Miftah juga menegaskan bahwa langkah tersebut adalah hasil pertimbangannya secara pribadi dan bukan permintaan dari siapapun, meskipun insiden yang melibatkan dirinya telah memicu reaksi publik yang cukup keras.
Sebelumnya, video yang beredar menunjukkan Gus Miftah merendahkan seorang penjual es teh bernama Sunhaji. Tindakan tersebut langsung menuai kecaman dari masyarakat dan beberapa pihak, termasuk politisi. Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, mengonfirmasi bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan teguran terhadap Gus Miftah atas insiden tersebut. Teguran itu disampaikan langsung melalui Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, yang juga meminta Gus Miftah untuk meminta maaf kepada Sunhaji.
“Presiden sangat menjunjung adab dan tidak pernah mentolerir perilaku yang merendahkan orang lain. Beliau meminta Gus Miftah untuk segera meminta maaf kepada Bapak Sunhaji, yang kemungkinan besar merasa terluka akibat kejadian tersebut,” ujar Hasan.
Gus Miftah juga mengungkapkan bahwa meskipun ia telah mengundurkan diri, ia akan tetap mendukung Presiden Prabowo dalam upaya mewujudkan visi dan misinya. Keputusan ini, kata Miftah, adalah langkah terbaik demi menjaga integritas dan citra pemerintah.
Keputusan mundur ini mengakhiri masa tugas Gus Miftah sebagai Utusan Khusus Presiden yang diangkat untuk mendukung kerukunan antarumat beragama di Indonesia.
(N/014)
JAKARTA Kejaksaan Agung menyita lebih dari 104 ton komoditas timah milik terpidana Tamron alias Aon dalam perkara korupsi dan tindak pid
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Krisis iklim dan kerusakan lingkungan dinilai tidak lagi dapat diatasi hanya melalui pendekatan ilmiah. Dibutuhkan sinergi antar
NASIONAL
BENER MERIAH Pemerintah pusat bersama Pemerintah Aceh memperkuat koordinasi untuk mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana
NASIONAL
MEDAN Persidangan dugaan korupsi proyek pengadaan papan tulis pintar (smartboard) Kota Tebing Tinggi mengungkap adanya dugaan aliran dan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Peradi Bersatu menegaskan putusan praperadilan yang diajukan Roy Suryo terkait kasus dugaan penyebaran tudingan ijazah palsu Pre
HUKUM DAN KRIMINAL
BENER MERIAH Langkah Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera memperkuat struktur Jembat
NASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Waas mendorong setiap majelis taklim di Kota Medan memiliki program kerja yang nyata, berkelanjutan, dan lang
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan penataan kawasan Belawan tidak bisa lagi dilakukan secara bertahap atau parsia
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membantah informasi yang menyebut istri dan anak Menteri PU Dody Hanggodo, yakni Irma Hermawati
NASIONAL
JAKARTA PT PLN (Persero) mengungkap dampak ekonomi akibat pemadaman listrik atau blackout yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera pada
EKONOMI