Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei Dilaporkan Cedera Parah, Butuh Kaki Palsu dan Operasi Wajah
TEHERAN Pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, dilaporkan mengalami luka serius di bagian kaki dan wajah setelah serangan udara yang
INTERNASIONAL
JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM Budi Arie Setiadi menegaskan bahwa Program Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) dirancang sebagai upaya nyata untuk memutus mata rantai distribusi rentenir dan tengkulak di wilayah pedesaan. Hal itu disampaikan Menkop usai memimpin Upacara Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-78 di Gedung Kemenkop, Sabtu (12/7/2025).
"Program ini bukan hanya tentang koperasi, tapi tentang keberpihakan terhadap rakyat kecil. Kami ingin menghentikan dominasi rentenir dan tengkulak, serta membuka akses permodalan dan distribusi logistik di desa secara lebih adil," kata Budi Arie.
Kopdes Merah Putih akan menjadi koperasi modern yang berbasis transaksi digital (cashless). Dengan sistem terbuka dan transparan, Menkop memastikan program ini akan terintegrasi dengan pengawasan ketat dari lembaga hukum.
"Kami bekerja sama dengan KPK dan Kejaksaan Agung lewat program Jaga Desa. Ini bagian dari komitmen agar koperasi tak hanya sehat secara ekonomi, tapi juga bersih dari penyalahgunaan," tegasnya.
Presiden Prabowo Akan Resmikan Kopdes Merah Putih di Klaten
Sebagai bagian dari implementasi nasional, Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan akan meluncurkan 80.560 Kopdes Merah Putih pada 19 Juli 2025, di Desa Bentangan, Klaten, Jawa Tengah.
Budi menyebut, peluncuran ini akan menjadi momentum besar bagi kebangkitan ekonomi kerakyatan yang berbasis pada koperasi dan gotong royong. Ia berharap Kopdes tidak hanya menjadi lembaga ekonomi, tetapi simbol solidaritas dan kemandirian desa.
"Koperasi adalah semangat. Ia tumbuh dari rakyat dan untuk rakyat. Ini saatnya menjadikan koperasi sebagai tulang punggung pembangunan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan," katanya.
Harkopnas ke-78: Titik Balik Koperasi Indonesia
Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-78 menjadi titik balik untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap koperasi sebagai solusi ekonomi yang adil, transparan, dan berpihak pada rakyat kecil.
Budi berharap semangat koperasi yang menekankan nilai gotong royong, kebersamaan, dan partisipasi masyarakat dapat terus menjadi fondasi gerakan ekonomi nasional di era baru kepemimpinan.*
(j006)
TEHERAN Pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, dilaporkan mengalami luka serius di bagian kaki dan wajah setelah serangan udara yang
INTERNASIONAL
SURABAYA Seluruh siswa kelas 10 SMA Labschool Unesa 1 mengikuti kuliah tamu bertema pasar modal yang digelar bekerja sama dengan Sucor S
PENDIDIKAN
JAKARTA Bareskrim Polri menetapkan Syekh Ahmad Al Misry (SAM) sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelecehan seksual terhadap sejumlah s
HUKUM DAN KRIMINAL
JAMBI Dua anggota Kepolisian Daerah Jambi, Bripda Nabil dan Bripda Samson, resmi diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) setelah terlib
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Banda Aceh menjatuhkan hukuman enam tahun pen
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Wacana pemungutan pajak terhadap kapal yang melintas di Selat Malaka mencuat setelah disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi
EKONOMI
JAKARTA Nilai tukar rupiah dibuka menguat tipis pada perdagangan Jumat, 24 April 2026. Mata uang Garuda tercatat berada di level Rp17.28
EKONOMI
MEDAN Tim Seleksi dan Panitia Seleksi Komisi Informasi (KI) Provinsi Sumatera Utara menerima sebanyak 112 berkas pendaftar untuk periode
PEMERINTAHAN
MEDAN Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Medan mendakwa Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Tari tortor, salah satu warisan budaya Batak Toba di Sumatera Utara, tidak sekadar dipandang sebagai pertunjukan seni, melainkan s
SENI DAN BUDAYA