Kasus Rp123,2 Miliar Seret Pegawai Bank Mandiri, 4 Tersangka Masih Belum Dilimpahkan
MEDAN Kasus dugaan pemalsuan puluhan bilyet cek yang merugikan PT Toba Surimi Industries Tbk (PT TSI) hingga Rp123,2 miliar menyeret sejum
HUKUM DAN KRIMINAL
JEDDAH -Pesulap kontroversial asal Indonesia, Limbad, kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, bukan karena aksi panggung ekstremnya, melainkan karena penampilannya yang unik membuat dirinya dihentikan oleh petugas imigrasi Arab Saudi saat tiba di Jeddah.
Kabar tersebut viral setelah diunggah oleh akun X (dulu Twitter) @IndoPopBase, yang menampilkan foto Limbad lengkap dengan ilustrasi lokasi imigrasi. Disebutkan bahwa penampilan Limbad dinilai mencurigakan, terutama karena gigi taring panjang permanen yang tampak mencolok.
"Limbad saat dihentikan oleh petugas Bea Cukai Saudi di Jeddah karena taring yang ditanamkan padanya," tulis akun tersebut, dikutip Sabtu (5/7/2025).
Masih menurut unggahan itu, saat diperiksa, Limbad sempat mencoba menjelaskan identitasnya sebagai artis ternama dari Indonesia.
"Saya seorang artis," demikian kutipan yang viral di media sosial.
Momen ini pun memicu gelombang komentar kocak dari warganet Indonesia. Banyak yang membayangkan ekspresi wajah serta nada suara Limbad—yang terkenal dengan citra diam dan misterius—saat menjelaskan identitasnya di depan petugas Saudi.
Netizen pun tak ketinggalan meramaikan peristiwa ini dengan berbagai komentar lucu:
"Dikira setan kali ya," tulis salah satu warganet.
"Jadi ngebayangin nada ngomongnya kayak gimana wkwk," sahut yang lain.
Bahkan beberapa pengguna X menyebutkan bahwa komika Abdur Arsyad pernah menyampaikan cerita serupa dalam stand-up-nya, di mana petugas Saudi menyebut Limbad sebagai "syaiton" setelah melihat video penampilannya.
Hingga berita ini ditulis, Limbad belum memberikan pernyataan resmi terkait kejadian tersebut. Meski demikian, insiden ini menambah deretan kisah unik sang pesulap selama perjalanan internasionalnya.
Dengan gaya eksentrik, diam seribu bahasa, dan penampilan penuh misteri, Limbad kembali mencuri perhatian—kali ini bukan di atas panggung sulap, melainkan di ruang imigrasi internasional.*
(bs/j006)
MEDAN Kasus dugaan pemalsuan puluhan bilyet cek yang merugikan PT Toba Surimi Industries Tbk (PT TSI) hingga Rp123,2 miliar menyeret sejum
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Barang atas pelepasan sebagian lahan
NASIONAL
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa ijazah perguruan tinggi tidak lagi cukup untuk menjamin daya saing di
NASIONAL
JAKARTA Lembaga keuangan global J.P. Morgan Asset Management menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara paling tahan terhadap guncang
EKONOMI
ASAHAN Tiga remaja pelaku percobaan pemerasan dan pencurian dengan kekerasan (curas) di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Asahan berhasil d
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Seorang sopir angkot menjadi korban pembakaran oleh temannya sendiri di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Peristiwa tragis ini d
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Satgas Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mencegah 13 warga negara Indonesia (WNI) yang hendak berangkat ke Arab Saudi untuk me
NASIONAL
LONDON Menteri Luar Negeri Turki, Hakan Fidan, menyebut Israel kini menjadi ancaman langsung terhadap keamanan global di tengah eskalasi
INTERNASIONAL
JAKARTA Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dinilai menjadi salah satu kunci penting dalam mengatasi dampak jangka panjang stunting yang
KESEHATAN
PADANG Mahkamah Agung (MA) meminta pemerintah daerah di seluruh Indonesia lebih responsif dalam menyosialisasikan Kitab UndangUndang Huku
NASIONAL