drus Marham: Indonesia Tak Mengarah ke Krisis, Ekonomi Pancasila Justru Menguat
JAKARTA Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bidang Kebijakan Publik, Idrus Marham, menegaskan bahwa kondisi perekonomian Indonesia saat ini t
POLITIK
Jakarta – Mantan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Bintoro, menjadi sorotan publik atas dugaan pemerasan terhadap tersangka pembunuhan, yang juga anak dari pemilik Klinik Kesehatan Prodia, senilai Rp5 miliar. Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Ade Rahmat Idnal, mengungkap alasan mandeknya penyidikan kasus pembunuhan yang terjadi di sebuah hotel di kawasan Senopati, Kebayoran Baru.
“(Kasus mandek) lima bulan,” kata Ade Rahmat saat dikonfirmasi, Selasa (28/1/2025). Ia menyebut Bintoro berdalih bahwa proses penyidikan terkendala masalah teknis, seperti pemenuhan P19 dan koordinasi dengan saksi ahli. Namun, berkas perkara akhirnya dinyatakan lengkap (P21) pada 16 Desember 2024 setelah posisi Kasat Reskrim diambil alih oleh AKBP Gogo Galesung.
“16 Desember 2024 sudah lengkap oleh Kasat Reskrim yang baru AKBP Gogo Galesung,” ujar Ade. Meski begitu, AKBP Gogo Galesung juga terseret dalam dugaan kasus pemerasan ini. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, menyampaikan bahwa empat anggota polisi telah menjalani penempatan khusus (patsus) dalam penyelidikan oleh Bidang Propam Polda Metro Jaya.
“Empat orang telah dipatsus dalam tahap penyelidikan di Bid Propam Polda Metro Jaya dengan dugaan penyalahgunaan wewenang. Yang dipatsus (inisial) B, mantan Kasat Reskrim Polres Metro Jaksel. G, mantan Kasat Reskrim Polres Metro Jaksel,” ujar Ade Ary.
Dua polisi lainnya adalah Kanit dan Kasubnit Resmob Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, berinisial Z dan ND. “Terkait pendalaman peristiwa tersebut, masih terus berjalan dan akan kami usut tuntas,” tambahnya. Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, mendesak agar proses hukum terhadap oknum advokat yang diduga terlibat dalam aliran dana pemerasan ini juga dilakukan.
“Tersangka yang sudah menyerahkan sejumlah uang yang terkonfirmasi oleh IPW sebesar Rp5 miliar,” kata Sugeng pada Senin (27/1/2025). Sugeng menilai bahwa kasus ini merupakan ujian bagi Polri, yang memiliki lebih dari 450 ribu anggota, untuk menegakkan integritas. IPW juga mengkategorikan dugaan pemerasan ini sebagai bentuk korupsi jabatan.
“Dana tersebut dilewatkan melalui advokat yang diduga sebagai kuasa hukum tersangka,” tambah Sugeng. Ia memuji langkah tegas Kapolres Metro Jakarta Selatan dalam menangani kasus pembunuhan ini, terutama setelah pergantian Kasat Reskrim dari AKBP Bintoro ke AKBP Gogo Galesung pada Agustus 2024. IPW juga mencatat bahwa aliran dana sebesar Rp5 miliar tersebut berasal dari keluarga tersangka yang merupakan pemilik Klinik Kesehatan Prodia.(trbn)
(christie)
JAKARTA Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bidang Kebijakan Publik, Idrus Marham, menegaskan bahwa kondisi perekonomian Indonesia saat ini t
POLITIK
JAKARTA Nilai tukar rupiah diproyeksikan masih akan bertahan di kisaran Rp17.000 per dolar Amerika Serikat (AS) dalam jangka pendek. Tek
EKONOMI
MEDAN PT PLN (Persero) memastikan pasokan listrik di wilayah Sumatera Utara (Sumut) telah kembali normal 100 persen setelah sebelumnya t
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan empat tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola izin usaha pertambangan (IUP)
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo kembali menyinggung adanya praktik deep state atau negara dalam negara di lingkung
POLITIK
JAKARTA Badan Legislasi (Baleg) DPR RI meyakini Rancangan UndangUndang (RUU) Satu Data Indonesia dapat menjadi solusi untuk mengatasi p
NASIONAL
KEBUMEN Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan ikatan personalnya dengan Kabupaten Kebumen saat melakukan kunjungan kerja ke kawasan Bu
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) memberikan klarifikasi terkait viralnya video yang menarasikan Gubernur Sumut B
POLITIK
KEBUMEN Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah akan memprioritaskan pembangunan proyekproyek yang bersifat produktif dan berda
EKONOMI
LABUHANBATU UTARA Seorang warga yang sebelumnya dilaporkan hanyut saat memancing di aliran Sungai Kualuh, Kabupaten Labuhanbatu Utara (L
PERISTIWA