Kejagung Sita 104,4 Ton Timah Milik Terpidana Aon, Negara Bersiap Lelang Aset
JAKARTA Kejaksaan Agung menyita lebih dari 104 ton komoditas timah milik terpidana Tamron alias Aon dalam perkara korupsi dan tindak pid
HUKUM DAN KRIMINAL
MATARAM – Dugaan kasus kekerasan seksual yang melibatkan dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram berinisial WJ memasuki babak baru.
Pada Selasa malam (20/5/2025), WJ bersama istrinya nekat melabrak para mahasiswi korban kekerasan seksual di ruang pemeriksaan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Nusa Tenggara Barat (NTB).
Insiden itu terjadi saat para korban, yang merupakan penerima beasiswa Bidikmisi, tengah diperiksa oleh penyidik di ruang Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).
Aksi WJ yang datang tiba-tiba sempat membuat suasana tegang, bahkan sempat mengejutkan pihak penyidik.
"Saya duduk di depan ruangan PPA, tiba-tiba ada mobil parkir. Dua orang turun, langsung mendatangi dan memegang korban. Ternyata mereka adalah WJ dan istrinya," ungkap Joko Jumadi, perwakilan dari Koalisi Stop Kekerasan Seksual NTB, Selasa (20/5/2025) malam.
Joko yang saat itu berada di lokasi langsung memisahkan pelaku dari korban dan membawa korban masuk ke ruang PPA.
Tidak berhenti di situ, WJ dan istrinya juga masuk ke ruangan penyidik dan terlibat adu argumen hingga akhirnya dimintai keterangan oleh penyidik.
WJ Akui Perbuatan, Tapi Nama Korban Diduga Dimanipulasi
Dalam interogasi di hadapan istrinya, WJ mengakui perbuatannya terhadap tujuh orang korban, namun nama-nama korban yang disebut tidak sesuai dengan data yang dikantongi pihak koalisi.
"Dia mengaku tujuh, tapi nama yang disebut berbeda dari data kami. Ini menimbulkan dugaan manipulasi informasi dari pelaku," jelas Joko.
Modus "Ayah Asuh" untuk Manipulasi Mahasiswi
JAKARTA Kejaksaan Agung menyita lebih dari 104 ton komoditas timah milik terpidana Tamron alias Aon dalam perkara korupsi dan tindak pid
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Krisis iklim dan kerusakan lingkungan dinilai tidak lagi dapat diatasi hanya melalui pendekatan ilmiah. Dibutuhkan sinergi antar
NASIONAL
BENER MERIAH Pemerintah pusat bersama Pemerintah Aceh memperkuat koordinasi untuk mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana
NASIONAL
MEDAN Persidangan dugaan korupsi proyek pengadaan papan tulis pintar (smartboard) Kota Tebing Tinggi mengungkap adanya dugaan aliran dan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Peradi Bersatu menegaskan putusan praperadilan yang diajukan Roy Suryo terkait kasus dugaan penyebaran tudingan ijazah palsu Pre
HUKUM DAN KRIMINAL
BENER MERIAH Langkah Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera memperkuat struktur Jembat
NASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Waas mendorong setiap majelis taklim di Kota Medan memiliki program kerja yang nyata, berkelanjutan, dan lang
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan penataan kawasan Belawan tidak bisa lagi dilakukan secara bertahap atau parsia
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membantah informasi yang menyebut istri dan anak Menteri PU Dody Hanggodo, yakni Irma Hermawati
NASIONAL
JAKARTA PT PLN (Persero) mengungkap dampak ekonomi akibat pemadaman listrik atau blackout yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera pada
EKONOMI