Tak Bergerak, Harga Emas Antam Hari Ini Masih di Level Rp 2,8 Juta per Gram
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini, Minggu (26/4/2026), terpantau tidak mengalami peruba
EKONOMI
GUNUNGSITOLI — Dugaan penyimpanan dan penggunaan BBM jenis solar bersubsidi untuk operasional alat berat pada proyek pembangunan RSU Gracia Maris Gunungsitoli kembali mencuat.
Kasus ini menyeret nama CV. Novita Rensa NR, subkontraktor yang menangani pekerjaan borpile pada proyek tersebut.
Informasi ini menguat setelah petugas Polda Sumatera Utara mendatangi lokasi proyek pada Senin, 3 November 2025.Baca Juga:
Dalam kunjungan itu, polisi melakukan penyelidikan lapangan dan mengambil sejumlah sampel solar diduga bersubsidi dari pekerja proyek.
Dugaan serupa bukan kali pertama terjadi. Pada 17 Mei 2025, kepolisian disebut pernah mengamankan sejumlah pekerja setelah ditemukan penyimpanan solar dalam jumlah besar tanpa izin resmi.
Solar yang sama diduga merupakan BBM subsidi yang secara hukum tidak boleh digunakan untuk proyek konstruksi berskala besar.
Humas PT KBM, OMH, selaku kontraktor utama, membenarkan adanya inspeksi Petugas Polda Sumut.
"Benar, seperti yang terlihat pada dokumen foto, petugas Polda Sumut mendatangi lokasi terkait dugaan penyimpanan dan penggunaan solar bersubsidi untuk operasional alat berat dalam pekerjaan borpile," kata OMH di Gunungsitoli, Jumat, 14 November 2025.
OMH menyebut, sejumlah jeriken berisi BBM subsidi ditemukan di area proyek dan disebut menjadi persediaan operasional pihak CV. Novita Rensa NR.
Ia mengatakan, dalam waktu dekat perwakilan PT KBM, pihak pemilik RSU Gracia Maris, serta Direktur CV Novita Rensa NR akan memberikan keterangan resmi di Polda Sumatera Utara.
Saat hendak dikonfirmasi wartawan, Direktur CV Novita Rensa NR, Budi, enggan memberikan komentar.
Ia menolak diwawancara dengan alasan tidak mengizinkan wartawan mengutip keterangannya.
Proyek RSU Gracia Maris saat ini masih berada pada tahap pengerjaan borpile yang membutuhkan pasokan solar untuk mengoperasikan alat berat.
Namun dugaan penggunaan solar bersubsidi menimbulkan potensi pelanggaran hukum yang serius.
Penggiat kontrol sosial Gunungsitoli, Iman Gulo, meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan tindak pidana ini.
"Kalau benar BBM subsidi yang ditimbun, itu pelanggaran berat. Aparat harus bertindak tegas dan konsisten menegakkan hukum tanpa kompromi," ujar Iman.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polda Sumatera Utara belum mengeluarkan keterangan resmi, termasuk terkait status hukum para pihak yang terlibat.
Masyarakat mendesak kepolisian segera membuka hasil penyelidikan dan menetapkan tersangka bila cukup bukti.*
(ad)
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini, Minggu (26/4/2026), terpantau tidak mengalami peruba
EKONOMI
ISTANBUL Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa Iran tidak akan melakukan perundingan dalam kondisi tekanan, ancaman, maupun b
INTERNASIONAL
JAKARTA Pasangan selebritas El Rumi dan Syifa Hadju resmi melangsungkan pernikahan hari ini, Minggu (26/4/2026), di sebuah hotel mewah k
ENTERTAINMENT
MEUREUDU Dr. Munawar Ibrahim, SKM, MPH resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Majelis Pengurus Daerah (MPD) Ikatan Cendekiawan Mus
NASIONAL
WASHINGTON DC Presiden Amerika Serikat Donald Trump dievakuasi oleh Secret Service setelah terdengar suara tembakan dalam sebuah acara b
INTERNASIONAL
JAKARTA Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan melakukan pengujian lanjutan terhadap
PEMERINTAHAN
JAKARTA Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono menyebut program Sekolah Rakyat sebagai jembatan emas bagi keluarga miskin d
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya dugaan praktik suap kepada penyelenggara pemilu yang bertujuan untuk memani
POLITIK
JAKARTA Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menyampaikan duka mendalam atas gugurnya prajurit TNI yang tergabung dalam Pasukan Perd
NASIONAL
JAKARTA Presiden Amerika Serikat Donald Trump dievakuasi secara mendadak dari Gedung Putih saat menghadiri jamuan makan malam pada Sabtu
INTERNASIONAL