BREAKING NEWS
Rabu, 13 Mei 2026

Polisi Gagalkan Penyelundupan Timah Senilai Rp 5 Miliar di Bangka Barat, Amanat Presiden Jadi Landasan Penindakan

Adelia Syafitri - Sabtu, 31 Januari 2026 21:40 WIB
Polisi Gagalkan Penyelundupan Timah Senilai Rp 5 Miliar di Bangka Barat, Amanat Presiden Jadi Landasan Penindakan
Kepolisian Bangka Barat berhasil menggagalkan aksi penyelundupan ratusan balok dan karung pasir timah senilai sekitar Rp 5 miliar di Pelabuhan Penyeberangan Tanjung Kalian, Mentok, Kepulauan Bangka Belitung. (Foto: Dok. Humas Polres Babar)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANGKA BARATKepolisian Bangka Barat berhasil menggagalkan aksi penyelundupan ratusan balok dan karung pasir timah senilai sekitar Rp 5 miliar di Pelabuhan Penyeberangan Tanjung Kalian, Mentok, Kepulauan Bangka Belitung.

Penindakan ini menindaklanjuti amanat Presiden Prabowo Subianto untuk menekan praktik ilegal dan menjaga kekayaan sumber daya alam negara.

Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha, menjelaskan bahwa pengungkapan bermula dari laporan masyarakat.

Baca Juga:

Sebuah truk yang hendak menyeberang ke luar Pulau Bangka berhasil dicegat pada Rabu malam, 28 Januari 2026.

Lima orang terduga pelaku, terdiri dari sopir, buruh pikul, dan pencatat barang, diamankan beserta barang bukti.

"Langkah tegas ini merupakan pelaksanaan instruksi pimpinan Polri sekaligus amanat Presiden Republik Indonesia," ujar Pradana, Sabtu (31/1).

Total barang bukti yang disita terdiri dari 401 keping balok timah dan 38 karung pasir timah kering, diperkirakan seberat 10 ton.

Para pelaku diketahui menggunakan kotak fiber dan dokumen pengiriman hasil laut untuk mengelabui petugas, namun upaya tersebut berhasil digagalkan.

Hasil penyelidikan sementara menunjukkan muatan timah ilegal akan diselundupkan ke luar Pulau Bangka.

Saat ini, logam tersebut diawasi ketat oleh tim gabungan Direktorat Kriminal Khusus dan Satpolairud.

Kepolisian menegaskan pengawasan jalur pelabuhan dan laut akan terus diperketat untuk mencegah modus penyelundupan serupa, termasuk yang menyamarkan muatan sebagai hasil perikanan.

Pradana menambahkan, aksi penyelundupan semakin marak seiring penindakan tambang timah ilegal, yang memutus rantai pasok antara penambang lokal, kolektor, dan smelter.

Editor
:
0 komentar
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru