AHY Pastikan Sekolah Rakyat di Medan Siap Beroperasi Pertengahan Juli 2026
MEDAN Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 di Jalan Flamboyan Raya II, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota M
PENDIDIKAN
MEDAN – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Utara menggagalkan dugaan penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis solar di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan dua unit truk pengangkut beserta ribuan liter solar subsidi.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan mengatakan penindakan dilakukan oleh Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumut di Desa Suka Dame, Kecamatan Sei Bamban, Sergai, pada Selasa (5/5/2026) dini hari.
"Polda Sumut melakukan penindakan terhadap dua truk yang diduga mengangkut BBM jenis solar subsidi tanpa izin," ujar Ferry, Sabtu (9/5/2026).Baca Juga:
Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sekitar 5,4 ton solar subsidi yang diangkut menggunakan dua kendaraan berbeda. Rinciannya, satu unit truk Fuso BK 8047 LM membawa sekitar 4 ton solar subsidi, sementara satu unit Colt Diesel BL 8172 mengangkut sekitar 1,4 ton.
Selain mengamankan kendaraan dan muatan BBM, polisi turut membawa tiga orang untuk dimintai keterangan. Ketiganya masing-masing berinisial H, EL, dan RA yang diduga merupakan sopir dan kernet truk pengangkut.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, solar subsidi tersebut diperoleh dari dua SPBU di Kota Tebing Tinggi, yakni SPBU Takari di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Rambutan dan SPBU Tambangan di Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Padang Hilir.
Para pelaku diduga menggunakan puluhan barcode dan nomor polisi palsu agar dapat melakukan pengisian solar subsidi berulang kali dalam jumlah besar.
"Dalam satu kali pengisian per barcode, harga yang seharusnya Rp990 ribu, namun dibayarkan kepada operator SPBU sebesar Rp1.050.000," kata Ferry.
Polisi menyebut truk Colt Diesel menggunakan tujuh barcode dan tujuh nomor polisi palsu, sedangkan truk Fuso memakai 29 barcode untuk melancarkan aksinya.
Rencananya, solar subsidi tersebut akan dibawa ke salah satu gudang di kawasan Pasar Bengkel, Sergai, milik seseorang berinisial GS alias Mr Jack. BBM itu diduga akan dijual kembali dengan harga sekitar Rp9.300 per liter.
Saat ini, Polda Sumut masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan penyelewengan BBM subsidi lainnya.*
(ds/dh)
MEDAN Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 di Jalan Flamboyan Raya II, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota M
PENDIDIKAN
LANGKAT Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria memikul mesin outdoor AC sambil berjalan kaki sejauh sekitar dua kilometer viral d
PERISTIWA
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menjajaki kerja sama strategis dengan PT Rumah Tani Nusantara (RTN) guna memp
EKONOMI
JAKARTA Rencana pelibatan sekitar 1.000 taruna Akademi Militer (Akmil) dalam masa orientasi Program Sekolah Rakyat mendapat perhatian da
NASIONAL
JAKARTA Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengaku telah mengembalikan sebuah amplop yang ditinggalkan Bupati Kuantan Singingi
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, meminta aparat keamanan meningkatkan langkah pengamanan di Papua secara terukur menyu
NASIONAL
JAKARTA Praktisi agraria sekaligus mantan pejabat senior Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dr. Bud
NASIONAL
KEPULAUAN SERIBU PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan melakukan rehab
NASIONAL
BANDA ACEH Polda Aceh menerima penyampaian pendapat di muka umum yang dilakukan Yayasan Lembaga Bantuan HukumKeadilan Indonesia (YLBH
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meninjau langsung progres pembang
PENDIDIKAN