Prabowo Tegaskan APBN Jadi Benteng Ekonomi RI Hadapi Krisis Global dan Gejolak Dunia
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) menjadi instrumen utama pemerintah untuk meli
EKONOMI
Saat ini, perkara tersebut tengah disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Medan.
Sidang lanjutan dijadwalkan berlangsung pada Senin, 25 Mei 2026, dengan agenda pemeriksaan terdakwa.
Arga meminta seluruh pihak menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan menyerahkan penilaian akhir kepada majelis hakim.
"Perkara ini masih dalam tahap persidangan. Kita tunggu hasil putusan pengadilan nanti," kata dia.*
(mi/ad)
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) menjadi instrumen utama pemerintah untuk meli
EKONOMI
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah belum berencana menerapkan pajak baru maupun menaikkan tarif pajak p
EKONOMI
MEDAN Pemerintah Kota (Pemko) Medan terus mematangkan persiapan Stadion Teladan yang masuk dalam radar calon venue ajang Piala AFF 2026.
OLAHRAGA
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto optimistis perekonomian Indonesia mampu terus tumbuh kuat di tengah tekanan global. Bahkan, Prabowo me
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto meminta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa segera mengganti pimpinan Bea Cukai yang dinilai tidak m
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Kota (Pemko) Medan memperkuat perlindungan bagi pekerja sektor informal dengan menyerahkan kartu kepesertaan BPJS Keten
EKONOMI
JAKARTA Kubu Roy Suryo melaporkan Rismon Hasiholan Sianipar beserta istrinya ke Polda Metro Jaya terkait dugaan pemalsuan dokumen ISBN (
NASIONAL
JAKARTA Dokter Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) mengungkap alasan aktivis KontraS, Andrie Yunus, belum dapat menghadiri sidang mili
NASIONAL
TAPANULI SELATAN Tim SAR gabungan akhirnya menemukan dua korban longsor di Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Suma
PERISTIWA
JAKARTA Bank Indonesia (BI) resmi menaikkan suku bunga acuan atau BIRate sebesar 50 basis poin (bps) menjadi 5,25 persen dalam hasil Rapa
EKONOMI