Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Rumah di Sentul
- 74 kilogram emas batangan
- USD 4.767.300
- SGD 14.083.800
- Uang tunai Rp100 juta
- Dua bingkai foto keluarga
Money Changer Cipete
- Uang tunai Rp4,46 miliar
- Dolar Amerika Serikat, Dolar Singapura, Riyal Saudi, Baht Thailand, Yuan Tiongkok, Yen Jepang, Poundsterling, Won Korea Selatan, Dirham Uni Emirat Arab, Ringgit Malaysia, Dolar Brunei, Dong Vietnam, Dolar Selandia Baru, Lira Turki, dan Rupee India.
Cafe de'Clan Signature
- SGD 3,13 juta
- USD 889.965
- Uang tunai Rp259 juta
Rumah di Cilandak
- Uang tunai Rp520 juta
- USD 133.000
- Polisi: Penanganan Kasus Jadi Atensi Presiden
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, mengatakan penyidikan tiga perkara tersebut menjadi perhatian langsung Presiden Prabowo Subianto.
"Ini merupakan atensi Bapak Presiden. Dugaan-dugaan kasus korupsi menjadi perhatian kepolisian untuk melaksanakan pengungkapan dan proses penyidikan. Rangkaian penggeledahan ini bagian dari proses penyidikan di dalam mencari dan mengumpulkan barang bukti untuk pemenuhan dalam proses penyidikan," kata Budi Hermanto.
Menurut Budi, penyidikan dilakukan terhadap dugaan tindak pidana korupsi, suap, gratifikasi, dan tindak pidana pencucian uang yang berkaitan dengan perkara dugaan korupsi batu bara di PLN, PT Asabri, dan PT Krakatau Steel.
"Dari Kortastipidkor bersama Polda Metro Jaya dalam melakukan penyidikan dugaan kasus korupsi meliputi suap, gratifikasi, dan pencucian uang. Ada beberapa lokasi saat ini secara serempak dilaksanakan rangkaian penggeledahan, termasuk di lokasi sekarang di Cafe de'Clan dan Coin Money Changer. Ini kaitan tentang dugaan korupsi blackout batu bara PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel," ujarnya.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.