Usulan Pajak di Selat Malaka oleh Purbaya Picu Pro-Kontra: Menlu RI, Singapura, dan DPR Buka Suara
JAKARTA Wacana pemungutan pajak terhadap kapal yang melintas di Selat Malaka mencuat setelah disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi
EKONOMI
JAKARTA -Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menanggapi isu seputar narasi "Indonesia Gelap" yang sempat mencuat dalam beberapa waktu terakhir.
Dalam acara Halal Bihalal sekaligus pengumuman susunan kepengurusan PAN di Kantor DPP PAN, Minggu (20/4), Zulhas menegaskan bahwa Indonesia tidak sedang gelap.
Menurutnya, Indonesia hari ini dan di masa depan akan terus bersinar terang seperti matahari.
"Indonesia hari ini, esok akan terang seperti matahari di siang hari," kata Zulhas optimis di hadapan kader PAN.
Zulhas menyebut bahwa meski masih ada pihak-pihak yang menyuarakan ketidakpuasan dengan kondisi negara, hal tersebut tidak menjadi masalah.
Ia menegaskan bahwa PAN, termasuk para menteri dari partainya di kabinet, akan menjawab kritik dengan kerja nyata.
"Boleh saja sebagian mengatakan Indonesia gelap, tapi kita akan jawab dengan kerja-kerja nyata, dengan bukti-bukti nyata, Indonesia hari ini dan esok terang seperti matahari," tegasnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto juga sempat menanggapi narasi serupa.
Ia mengaku heran dengan pihak yang menyebut Indonesia dalam kondisi gelap.
Menurut Prabowo, kenyataan di lapangan justru menunjukkan sebaliknya.
"Saya juga heran ada orang yang mengatakan Indonesia gelap. Kalau dia memang merasa gelap, itu hak dia, tapi kalau saya bangun pagi saya lihat Indonesia cerah," ucap Prabowo.
Presiden juga menambahkan bahwa dirinya kerap menerima kabar baik dari para petani di berbagai daerah, yang mengaku bahagia karena harga pangan dan hasil produksi meningkat signifikan.
Sebelumnya, gelombang aksi massa bertajuk "Indonesia Gelap" berlangsung pada 17 hingga 21 Februari lalu di berbagai daerah, termasuk Jakarta.
Massa aksi, yang terdiri dari mahasiswa dan organisasi masyarakat sipil, menyuarakan sejumlah tuntutan mulai dari penolakan Revisi UU TNI dan Polri, evaluasi efisiensi anggaran, hingga kritik terhadap program prioritas pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis.*
(cn/a008)
JAKARTA Wacana pemungutan pajak terhadap kapal yang melintas di Selat Malaka mencuat setelah disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi
EKONOMI
JAKARTA Nilai tukar rupiah dibuka menguat tipis pada perdagangan Jumat, 24 April 2026. Mata uang Garuda tercatat berada di level Rp17.28
EKONOMI
MEDAN Tim Seleksi dan Panitia Seleksi Komisi Informasi (KI) Provinsi Sumatera Utara menerima sebanyak 112 berkas pendaftar untuk periode
PEMERINTAHAN
MEDAN Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Medan mendakwa Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Tari tortor, salah satu warisan budaya Batak Toba di Sumatera Utara, tidak sekadar dipandang sebagai pertunjukan seni, melainkan s
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Jumat, 24 April 2026, dan bergerak di zona merah sejak awal s
EKONOMI
MEDAN Penyidik Subdirektorat Tindak Pidana Korupsi Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Utara memeriksa Wakil Wali Kota Sib
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Bareskrim Polri menangkap tiga anggota keluarga bandar narkoba Erwin Iskandar alias Ko Erwin dalam kasus dugaan tindak pidana penc
HUKUM DAN KRIMINAL
MAGETAN Ketua DPRD Kabupaten Magetan, Suratno (SN), tak kuasa menahan tangis saat digiring penyidik Kejaksaan Negeri Magetan menuju mobi
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Apple kembali menjadi sorotan setelah muncul sejumlah bocoran terkait iPhone 18 Pro yang disebutsebut membawa perubahan besar pad
SAINS DAN TEKNOLOGI