SALAM Kembali Geruduk Polda Sumut, Tuntut Usut Dugaan Wifi Ilegal di Padang Lawas
MEDAN Solidaritas Aksi Lintas Mahasiswa (SALAM) kembali menggelar unjuk rasa di depan Mapolda Sumatera Utara, Selasa, 9 Juni 2026. Aksi
PERISTIWA
JAKARTA -Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menanggapi isu seputar narasi "Indonesia Gelap" yang sempat mencuat dalam beberapa waktu terakhir.
Dalam acara Halal Bihalal sekaligus pengumuman susunan kepengurusan PAN di Kantor DPP PAN, Minggu (20/4), Zulhas menegaskan bahwa Indonesia tidak sedang gelap.
Menurutnya, Indonesia hari ini dan di masa depan akan terus bersinar terang seperti matahari.
"Indonesia hari ini, esok akan terang seperti matahari di siang hari," kata Zulhas optimis di hadapan kader PAN.
Zulhas menyebut bahwa meski masih ada pihak-pihak yang menyuarakan ketidakpuasan dengan kondisi negara, hal tersebut tidak menjadi masalah.
Ia menegaskan bahwa PAN, termasuk para menteri dari partainya di kabinet, akan menjawab kritik dengan kerja nyata.
"Boleh saja sebagian mengatakan Indonesia gelap, tapi kita akan jawab dengan kerja-kerja nyata, dengan bukti-bukti nyata, Indonesia hari ini dan esok terang seperti matahari," tegasnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto juga sempat menanggapi narasi serupa.
Ia mengaku heran dengan pihak yang menyebut Indonesia dalam kondisi gelap.
Menurut Prabowo, kenyataan di lapangan justru menunjukkan sebaliknya.
"Saya juga heran ada orang yang mengatakan Indonesia gelap. Kalau dia memang merasa gelap, itu hak dia, tapi kalau saya bangun pagi saya lihat Indonesia cerah," ucap Prabowo.
Presiden juga menambahkan bahwa dirinya kerap menerima kabar baik dari para petani di berbagai daerah, yang mengaku bahagia karena harga pangan dan hasil produksi meningkat signifikan.
Sebelumnya, gelombang aksi massa bertajuk "Indonesia Gelap" berlangsung pada 17 hingga 21 Februari lalu di berbagai daerah, termasuk Jakarta.
Massa aksi, yang terdiri dari mahasiswa dan organisasi masyarakat sipil, menyuarakan sejumlah tuntutan mulai dari penolakan Revisi UU TNI dan Polri, evaluasi efisiensi anggaran, hingga kritik terhadap program prioritas pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis.*
(cn/a008)
MEDAN Solidaritas Aksi Lintas Mahasiswa (SALAM) kembali menggelar unjuk rasa di depan Mapolda Sumatera Utara, Selasa, 9 Juni 2026. Aksi
PERISTIWA
MEDAN Tim penasihat hukum terdakwa kasus dugaan pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite menggunakan jeriken memint
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Layanan distribusi air bersih Perumda PDAM Tirtanadi mengalami gangguan di tujuh kecamatan di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdan
PERISTIWA
BANDA ACEH Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, me
NASIONAL
JAKARTA Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) melaporkan dugaan konflik kepentingan dalam pengelolaan program Makan Bergizi Gratis (MB
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara mencatat pertumbuhan ekonomi provinsi tersebut pada triwulan I 2026 mencapai 4,98 perse
EKONOMI
MEDAN Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajati Sumut) Muhibuddin menunjuk Bani Immanuel Ginting sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kep
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah menyiapkan perubahan besar dalam skema penyaluran bantuan sosial (bansos) dari berbasis barang menjadi uang tunai. Sk
EKONOMI
MEDAN Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Medan kembali menggelar program Rabu WalkIn Interview pada Rabu, 10 Juni 2026. Kegiatan yan
NASIONAL
BANDA ACEH Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem menyoroti lambatnya pemulihan sektor pertanian dan infrastruktur dasar di wilayah pel
PEMERINTAHAN