Otonomi Daerah Masuki Usia 30 Tahun, Pemerintah Dorong Reformasi Birokrasi Berbasis Hasil
MEDAN Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara Surya memimpin upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke30 yang digelar di halaman Kan
PEMERINTAHAN
SAMOSIR — Yayasan Pusuk Buhit secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepanitiaan Gerakan Menanam Sejuta Pohon dan Tebar Sejuta Bibit Ikan di kawasan Danau Toba, Selasa (10/3/2026).
Penyerahan SK diwakili oleh Alex A. Simatupang sebagai Project Director gerakan tersebut dan dilakukan oleh Ketua Yayasan, Efendy Naibaho, bersama Sekretaris Uji Sitanggang, di sekretariat yayasan di Lumban Butar II, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir.
Kepanitiaan terdiri dari sekitar 50 orang yang berasal dari tujuh kabupaten Kawasan Danau Toba (Samosir, Humbang Hasundutan, Toba, Tapanuli Utara, Dairi, Karo, Simalungun) serta perwakilan dari Medan, Jakarta, Bali, Jawa Barat, bahkan luar negeri.Baca Juga:
Efendy Naibaho menjelaskan gerakan ini bertujuan menjaga kelestarian Kawasan Danau Toba melalui aksi nyata berupa penanaman pohon dan penebaran bibit ikan, khususnya jenis pora-pora, di wilayah perairan dan daratan di sekitar danau.
Program ini direncanakan berlangsung sepanjang tahun 2026, melibatkan masyarakat melalui komunitas lokal dan jaringan sosial, serta dirancang berjalan secara Terstruktur, Sistematis, dan Masif (TSM).
"Gerakan ini mengusung tagline #SaveTheTao sebagai simbol semangat bersama untuk menyelamatkan Danau Toba. Berbagai elemen masyarakat kini mulai bersatu dan berkonsolidasi untuk bergerak bersama," kata Efendy.
Rencana kegiatan diawali dengan soft launching pada 10 April 2026 di kawasan Pusuk Buhit, kemudian dilanjutkan dengan aksi serentak penanaman pohon dan penebaran bibit ikan pada 5 Juni 2026 di tujuh kabupaten Kawasan Danau Toba.
Di Pusuk Buhit, akan ditanam pohon-pohon utama seperti jabi-jabi, beringin, dan hariara, serta tanaman obat-obatan lokal seperti jeruk purut, andaliman, sangge-sangge, dan sanduduk.
Menurut Alex A. Simatupang, gerakan ini lahir sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan yang semakin memprihatinkan.
Ia menegaskan bahwa pohon memiliki peran penting bagi kelangsungan ekosistem, mulai dari menjaga sumber air, mencegah banjir dan longsor, hingga menghasilkan oksigen bagi kehidupan manusia.
"Dari pohon lahir kehidupan. Gerakan menanam pohon ini diharapkan menjadi gerakan berkelanjutan demi menjaga masa depan lingkungan Danau Toba," ujar Alex.
Yayasan Pusuk Buhit berharap gerakan ini mendapat dukungan dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, serta pemerintah daerah di Kawasan Danau Toba, agar program dapat berjalan optimal.*
(dh)
MEDAN Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara Surya memimpin upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke30 yang digelar di halaman Kan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) yang juga terdakwa kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikasi K3, Immanuel Ebenez
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil dua saksi dari kalangan biro perjalanan haji dan umrah dalam penyidikan kasus
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Sidang lanjutan perkara dugaan pembunuhan Kepala Cabang (Kacab) bank Mohammad Ilham Pradipta kembali digelar di Pengadilan Militer
HUKUM DAN KRIMINAL
TANJUNG JABUNG TIMUR Polres Tanjung Jabung Timur menggelar apel gabungan kesiapsiagaan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di halaman Map
NASIONAL
SAMARINDA Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas&039ud menyampaikan permintaan maaf terbuka kepada publik terkait polemik yang belakangan me
POLITIK
JAKARTA Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda mengungkapkan bahwa sekitar 90 persen pemerintah daerah di Indonesia masih bergantung
NASIONAL
TANJUNG TIRAM Suasana penuh kekhusyukan dan keagamaan menyelimuti pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur&039an (MTQ) Tingkat Kecamatan Tanj
AGAMA
JAKARTA Pakar Hukum Tata Negara Mahfud MD meminta masyarakat turut mengawasi jalannya persidangan kasus penyiraman air keras terhadap akti
HUKUM DAN KRIMINAL
ASAHAN Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah keXXX Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Asahan, S
PEMERINTAHAN