BREAKING NEWS
Senin, 27 April 2026

Yayasan Pusuk Buhit Luncurkan Gerakan Sejuta Pohon dan Tebar Bibit Ikan di Danau Toba #SaveTheTao

Abyadi Siregar - Selasa, 10 Maret 2026 15:45 WIB
Yayasan Pusuk Buhit Luncurkan Gerakan Sejuta Pohon dan Tebar Bibit Ikan di Danau Toba #SaveTheTao
Yayasan Pusuk Buhit secara resmi menyerahkan SK kepanitiaan Gerakan Menanam Sejuta Pohon dan Tebar Sejuta Bibit Ikan di kawasan Danau Toba, Selasa (10/3/2026). (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SAMOSIR Yayasan Pusuk Buhit secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepanitiaan Gerakan Menanam Sejuta Pohon dan Tebar Sejuta Bibit Ikan di kawasan Danau Toba, Selasa (10/3/2026).

Penyerahan SK diwakili oleh Alex A. Simatupang sebagai Project Director gerakan tersebut dan dilakukan oleh Ketua Yayasan, Efendy Naibaho, bersama Sekretaris Uji Sitanggang, di sekretariat yayasan di Lumban Butar II, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir.

Kepanitiaan terdiri dari sekitar 50 orang yang berasal dari tujuh kabupaten Kawasan Danau Toba (Samosir, Humbang Hasundutan, Toba, Tapanuli Utara, Dairi, Karo, Simalungun) serta perwakilan dari Medan, Jakarta, Bali, Jawa Barat, bahkan luar negeri.

Baca Juga:

Efendy Naibaho menjelaskan gerakan ini bertujuan menjaga kelestarian Kawasan Danau Toba melalui aksi nyata berupa penanaman pohon dan penebaran bibit ikan, khususnya jenis pora-pora, di wilayah perairan dan daratan di sekitar danau.

Program ini direncanakan berlangsung sepanjang tahun 2026, melibatkan masyarakat melalui komunitas lokal dan jaringan sosial, serta dirancang berjalan secara Terstruktur, Sistematis, dan Masif (TSM).

"Gerakan ini mengusung tagline #SaveTheTao sebagai simbol semangat bersama untuk menyelamatkan Danau Toba. Berbagai elemen masyarakat kini mulai bersatu dan berkonsolidasi untuk bergerak bersama," kata Efendy.

Rencana kegiatan diawali dengan soft launching pada 10 April 2026 di kawasan Pusuk Buhit, kemudian dilanjutkan dengan aksi serentak penanaman pohon dan penebaran bibit ikan pada 5 Juni 2026 di tujuh kabupaten Kawasan Danau Toba.

Di Pusuk Buhit, akan ditanam pohon-pohon utama seperti jabi-jabi, beringin, dan hariara, serta tanaman obat-obatan lokal seperti jeruk purut, andaliman, sangge-sangge, dan sanduduk.

Menurut Alex A. Simatupang, gerakan ini lahir sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan yang semakin memprihatinkan.

Ia menegaskan bahwa pohon memiliki peran penting bagi kelangsungan ekosistem, mulai dari menjaga sumber air, mencegah banjir dan longsor, hingga menghasilkan oksigen bagi kehidupan manusia.

"Dari pohon lahir kehidupan. Gerakan menanam pohon ini diharapkan menjadi gerakan berkelanjutan demi menjaga masa depan lingkungan Danau Toba," ujar Alex.

Yayasan Pusuk Buhit berharap gerakan ini mendapat dukungan dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, serta pemerintah daerah di Kawasan Danau Toba, agar program dapat berjalan optimal.*

(dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pantai Padanggalak Bersih dari Sampah, Polresta Denpasar Dukung Pariwisata Berkelanjutan
Bobby Nasution Pimpin Gerakan ASRI di Pantai Sorake: Pariwisata Nias Selatan Harus Bersih dan Rutin Terawat
Bendera Hitam di Kelurahan TSM III, Simbolisme Politik atau Upaya Bersih-Bersih Birokrasi?
Kodim 0502/Jakarta Utara Tanam 155 Pohon dan Bersih-Bersih Lingkungan Sambut Hari Penanaman Pohon Sedunia
Staf Khusus Presiden: Penanganan Bencana ala Prabowo Terapkan Strategi TSM Terstruktur dan Masif
5K Bersama Polda Riau, Lari Jadi Simbol Komitmen Pelestarian Lingkungan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru