Selain aspek kesehatan dan pendidikan, Dadan menilai program MBG juga berdampak pada ekonomi daerah.
Hingga saat ini, program tersebut disebut telah menjangkau seluruh Indonesia melalui sekitar 27.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan gizi/" target="_blank">Gizi (SPPG).
Total anggaran yang telah terserap mencapai sekitar Rp60 triliun yang tersebar dari Sabang sampai Merauke dan ikut menggerakkan ekonomi lokal.
"Anggaran itu sudah tersebar dan menggerakkan ekonomi di berbagai daerah, termasuk di tingkat desa," kata Dadan.
Program MBG menjadi salah satu program prioritas pemerintah dalam upaya meningkatkan kualitas gizi anak Indonesia sekaligus memperkuat pembangunan sumber daya manusia jangka panjang.*