BREAKING NEWS
Kamis, 14 Mei 2026

KPK Tegaskan Open Donasi Anak Yatim yang Catut Nama Pimpinan dan Logo Lembaga di Medsos Adalah Hoaks

Adelia Syafitri - Sabtu, 09 Mei 2026 20:58 WIB
KPK Tegaskan Open Donasi Anak Yatim yang Catut Nama Pimpinan dan Logo Lembaga di Medsos Adalah Hoaks
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan informasi yang beredar di media sosial terkait kegiatan open donasi untuk anak yatim yang mencatut nama pimpinan hingga deputi lembaga tersebut adalah tidak benar.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menegaskan, pihaknya tidak memiliki keterkaitan dengan kegiatan bertajuk Open Donasi Jambore Anak Yatim Al Hilal 2026 yang menggunakan nama dan logo KPK dalam poster yang beredar.

"Komisi Pemberantasan Korupsi menegaskan bahwa informasi permintaan donasi yang mencatut nama Pimpinan/Deputi serta menggunakan logo KPK pada poster kegiatan tersebut adalah tidak benar dan tidak memiliki hubungan dengan KPK," kata Budi, Sabtu (7/5/2026).

Baca Juga:

Ia mengungkapkan, pihaknya juga menerima laporan bahwa oknum yang tidak bertanggung jawab telah mencoba menghubungi sejumlah kepala daerah melalui aplikasi pesan singkat terkait kegiatan tersebut.

"Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan selalu melakukan verifikasi terhadap informasi yang mengatasnamakan KPK," ujarnya.

Budi menyesalkan adanya penyalahgunaan identitas lembaga antirasuah itu karena berpotensi menyesatkan publik dan mencederai kepercayaan masyarakat.

Ia juga meminta masyarakat untuk memastikan kebenaran setiap informasi yang mengatasnamakan KPK melalui kanal resmi, seperti akun Instagram @official.kpk, situs kpk.go.id, atau Call Center 198.

"KPK juga akan menelusuri lebih lanjut pihak-pihak yang menggunakan identitas KPK tanpa hak dan mengambil langkah sesuai ketentuan yang berlaku," tegasnya.*

(d/dh)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Harta Kekayaan Wali Kota Medan Rico Waas Naik Rp1,6 Miliar Dibanding Tahun Sebelumnya
Pegawai Bea Cukai Berlari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK soal Dugaan Aliran Uang Suap Impor
Usai Diperiksa KPK, Eks Pejabat Bea Cukai Langsung Kabur dari Kejaran Media di Gedung Merah Putih
KPK Dalami Dugaan Korupsi Sertifikat K3 di Kemenaker, Aliran Uang dari Swasta Ikut Diselidiki
KPK Periksa 14 Saksi Pengembangan Kasus Korupsi Proyek Jalan di Sumut, ASN hingga Kontraktor Dipanggil
Gus Ipul Konsultasi ke KPK soal Pengadaan Kemensos, Akui Banyak Terima Catatan dan Masukan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru