BREAKING NEWS
Kamis, 14 Mei 2026

Kunjungi Lapas Kelas I Medan, Maruli Siahaan Pastikan Program MBG Berjalan Sesuai Aturan Pemerintah

Dodi Kurniawan - Kamis, 14 Mei 2026 09:56 WIB
Kunjungi Lapas Kelas I Medan, Maruli Siahaan Pastikan Program MBG Berjalan Sesuai Aturan Pemerintah
Anggota Komisi XIII DPR RI, Maruli Siahaan meninjau langsung kesiapan Lapas dalam menjalankan program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau Makan Bergizi Gratis di Sumatera Utara. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN - Anggota Komisi XIII DPR RI, Maruli Siahaan meninjau langsung kesiapan lembaga pemasyarakatan (lapas) dalam menjalankan program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sumatera Utara. Program tersebut disiapkan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) sebagai dukungan terhadap program pemerintah di bidang pemenuhan gizi nasional sekaligus pemberdayaan warga binaan.

Hingga Mei 2026, Ditjen PAS menargetkan sekitar 70 titik dapur MBG beroperasi di berbagai lapas dan rumah tahanan di Indonesia. Di Sumut sendiri, program tersebut telah berjalan di sejumlah daerah seperti Langkat, Tebing Tinggi, dan Sibolga dengan melibatkan langsung warga binaan dalam pengelolaannya.

Dalam kunjungannya, Maruli Siahaan menyebut dapur MBG yang dibangun di lapas harus memenuhi standar dan ketentuan pemerintah agar pelaksanaan program berjalan maksimal.

Baca Juga:

"Kami melihat langsung kondisi dapur yang dikelola warga binaan. Ada beberapa yang memang masih perlu dibenahi, terutama terkait fasilitas dan peralatan dapur. Nanti akan kita dorong agar diajukan ke kementerian supaya kekurangannya bisa dilengkapi," ujar Maruli, Rabu (13/5/2026).

Ia juga menyoroti aturan jarak antar dapur MBG agar tidak terjadi tumpang tindih distribusi layanan di satu wilayah. Menurutnya, pemerintah telah menetapkan ketentuan radius antar titik dapur SPPG.

"Kalau di satu lokasi sudah ada MBG lain, maka tidak boleh terlalu berdekatan. Ada aturan radius agar penyaluran tidak dobel dan lebih merata," katanya.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas I Medan, Fanika Affandi mengatakan pihaknya masih melakukan kajian dan persiapan matang terkait lokasi dapur MBG di kawasan Tanjung Gusta, Medan.

"Di Sumut memang sudah ada beberapa titik yang berjalan. Untuk wilayah Tanjung Gusta masih dalam pembahasan karena harus melihat kesiapan lokasi serta aturan jarak antar dapur MBG," ujar Fanika.

Menurutnya, aturan tersebut penting agar program MBG berjalan efektif tanpa menimbulkan penumpukan layanan di satu kawasan tertentu.

Program MBG di lingkungan lapas tidak hanya bertujuan mendukung pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana pembinaan keterampilan kerja bagi warga binaan sebelum kembali ke tengah masyarakat.*

(dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Program MBG Dinilai Terlalu Dipaksakan, DPR Ungkap Ribuan Dapur Belum Siap Operasi
Ferdy Sambo Kuliah S2 Teologi dari Penjara, Ditjen Pas Tegaskan Bukan Perlakuan Khusus
200 Siswa Keracunan MBG di Surabaya, BGN Akui SPPG Tembok Dukuh Langgar SOP
Siswa Kini Bisa Usulkan Menu MBG Sesuai Selera, Ini Mekanisme dan Peran SPPG
BSI Salurkan Hampir Rp 200 Miliar untuk 211 Dapur MBG, Perkuat Program Makan Bergizi Gratis
KPK Temukan 8 Masalah dalam Program MBG
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru